Menteri LH Dorong Bandung Percepat Pengelolaan Sampah Terintegrasi
- 02 Mar 2026 06:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mendorong percepatan pengelolaan sampah terintegrasi dari hulu hingga hilir. Salah satunya diterapkan di Kota Bandung, Jawa Barat.
Menteri Hanif menegaskan pengelolaan sampah harus dimulai dari pemilahan di sumber. Seperti rumah tangga, pasar, dan pusat kegiatan masyarakat, guna mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).
“Kita harus memulai dari rumah, pasar, dan pusat-pusat kegiatan lainnya untuk memilah sampah secara benar. Sampah yang dikelola sejak awal akan mengurangi beban TPA,” ujar Hanif lewat keterangannya, Minggu, 1 Maret 2026.
Menurut dia, efektivitas pengelolaan sampah sangat ditentukan oleh perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah. Hanif pun telah melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat.
Dalam agenda tersebut, Menteri Hanif meninjau Bank Sampah Dababersih Dago yang menerapkan pengelolaan berbasis komunitas. Skema ini dinilai mampu menekan volume sampah ke TPA sekaligus memberi nilai ekonomi pada sampah anorganik.
Ia juga mengunjungi Program Kampung Iklim (ProKlim) di RW 19, Antapani Tengah. Termasuk Program Gaslah (Petugas Pemilah Pengolahan Sampah) yang memperkuat pemilahan di tingkat rumah tangga.
Untuk jangka panjang, Hanif meninjau calon lokasi pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan eks TPA Jelekong. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mengurangi timbulan sampah sekaligus menghasilkan energi terbarukan.
“Berdasarkan evaluasi kinerja pengelolaan sampah 2025, Kota Bandung masih termasuk dalam 253 kabupaten/kota kategori pembinaan. Karena itu, pentingnya komunikasi, informasi, dan edukasi guna mendorong partisipasi aktif masyarakat,” kata Hanif.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 untuk mencapai target pengurangan dan penanganan sampah. Termasuk penghentian praktik open dumping dan pengurangan residu ke TPA.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....