Imlek 2026, Presiden: Momentum Persatuan, Cerminan Jati Diri Bangsa
- 01 Mar 2026 00:01 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut, perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Khongzili atau tahun 2026 Masehi, bukan hanya perayaan kebudayaan. Hal itu disampaikan Kepala Negara dalam puncak perayaan Imlek 2026 yang digelar pemerintah di Lapangan Banteng, Jakarta.
Presiden Prabowo menilai, perayaan Imlek kali ini, menjadi momentum kebangsaan dalam merajut persatuan dan kesatuan. Terlebih hal ini seirama dengan tema Imlek 2026, yakni 'Harmoni Imlek Nusantara'.
Kepala Negara menuturkan bahwa momentum tersebut menjadi hal yang penting, dalam menjaga rasa persaudaraan ditengah keberagaman. Presiden juga menegaskan, hal ini menggambarkan prinsip dasar bangsa Indonesia yang majemuk.
"Tahun baru Imlek bukan hanya perayaan keagamaan, Imlek adalah momentum kebangsaan, persaudaraan, dan persatuan. Perayaan Imlek 2026 ini dengan tema Harmoni Imlek Nusantara mencerminkan jati diri bangsa kita sebagai bangsa yang besar," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya secara virtual, Sabtu, 28 Februari 2026.
Presiden Prabowo juga menilai Imlek Festival 2026 menjadi penegasan, bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu suku atau satu golongan. Namun ditekankan Kepala Negara, bahwa bangsa Indonesia dibangun dengan campur tangan dan kesatuan tekad dari seluruh anak bangsa.
Presiden dalam hal ini kembali mengingatkan, bahwa perjuangan berdirinya bangsa Indonesia, dilakukan dengan nilai gotong royong, solidaritas dan kemanusiaan. Nilai tersebutlah tergambarkan dalam perayaan Imlek, untuk membangun masa depan Indonesia yang adil dan bermartabat.
"Imlek Festival 2026 adalah perayaan yang menegaskan bahwa Indonesia tidak dibangun oleh satu suku saja atau satu golongan saja tetapi oleh seluruh anak bangsa. Perayaan ini menegaskan nilai gotong royong, solidaritas, dan nilai kemanusiaan," ujar Kepala Negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....