Tertib, Akses KA Feeder Whoosh Dipusatkan

  • 27 Feb 2026 11:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Bandung - PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) bersama PT Kereta Api Indonesia menata ulang akses penumpang KA Feeder Whoosh. Penataan dilakukan di Stasiun Bandung mulai Maret 2026 dengan memusatkan seluruh keberangkatan dan kedatangan melalui ruang tunggu baru.

KCIC menyatakan ruang tunggu baru berada di sisi barat stasiun, di depan Masjid Al Mu’min. Penumpang dapat mengakses area tersebut melalui Pintu Utara Stasiun Bandung dari Jalan Kebon Kawung.

Ruang tunggu baru tersebut memiliki kapasitas lebih dari 300 tempat duduk dengan fasilitas lebih modern. Sebelumnya, ruang tunggu lama di sisi timur Stasiun Bandung hanya menampung sekitar 200 tempat duduk.

Setelah kebijakan berlaku, seluruh aktivitas boarding, drop-off, dan pick-up dipusatkan di area baru. Seluruh akses lama KA Feeder di sisi timur dan selatan tidak lagi melayani keberangkatan maupun kedatangan.

Penyesuaian akses tersebut mulai diberlakukan pada awal Maret 2026 di Stasiun Bandung. Informasi itu disampaikan melalui siaran pers yang dirilis pada Kamis, 27 Februari 2026.

Pintu masuk dan area tunggu penumpang KA Feeder Whoosh di Stasiun Bandung (Foto: KCIC)

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan informasi perubahan akses penting untuk diketahui seluruh penumpang. Ia menegaskan penyesuaian dilakukan karena jadwal KA Feeder telah diselaraskan dengan keberangkatan Whoosh dari Stasiun Padalarang.

“Kami mengimbau penumpang Whoosh yang akan menggunakan KA Feeder dari Stasiun Bandung agar mulai menyesuaikan. Keluar dan masuk kendaraan ke Stasiun Bandung akan dilakukan melalui Pintu Utara dari Jalan Kebon Kawung,” ujar Eva.

KCIC bersama KAI memasang rambu dan penunjuk arah di sejumlah titik strategis Stasiun Bandung. Perusahaan juga menyiagakan petugas tambahan selama masa transisi untuk membantu penumpang.

“Penataan akses dilakukan untuk menciptakan pergerakan penumpang yang lebih tertib, aman, dan efisien, khususnya pada jam sibuk. Dengan sentralisasi akses ini, alur penumpang menjadi lebih tertata serta dapat meningkatkan kenyamanan integrasi KA Feeder dengan Kereta Cepat Whoosh, seiring tingginya mobilitas penumpang,” ujar Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....