BOPPJ: Giant Sea Wall Bisa Dukung Tol dan MRT

  • 24 Feb 2026 11:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) menyebut Giant Sea Wall (GSW) dapat dimanfaatkan untuk infrastruktur transportasi dan energi terbarukan. Di atas tanggul direncanakan terdapat jalan tol dan Moda Raya Terpadu (MRT).

"Di situ (akan) ada jalan tol dan MRT," ucap Kepala BOPPJ Didit Herdiawan Ashaf dalam Media Briefing di Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.

Ia mengatakan tanggul juga berpotensi menjadi lokasi pembangkit listrik tenaga bayu. Sementara bagian dalamnya dimanfaatkan sebagai waduk retensi yang dipasangi panel surya.

"Dan di sebelah dalamnya itu dimanfaatkan dengan menggunakan waduk retensinya itu dimanfaatkan untuk panel surya," katanya.

Selain itu, kawasan luar tanggul akan menjadi area pengembangan baru. Pemanfaatannya disiapkan untuk berbagai kegiatan ekonomi setelah konstruksi selesai.

Didit menegaskan pengembangan GSW merupakan bagian dari sistem perlindungan pesisir Pantura. Konsepnya tidak hanya membangun tanggul laut, tetapi mengintegrasikan tanggul lepas pantai dan tanggul pantai.

Sistem tersebut juga dikombinasikan dengan solusi berbasis alam. Salah satunya melalui penguatan ekosistem mangrove.

Perlindungan pesisir direncanakan mencakup wilayah sepanjang 535 kilometer. Cakupan itu tersebar di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Program tersebut melintasi lima kota dan 25 kabupaten di Pantura. Pembangunan dilakukan bertahap sesuai tingkat risiko dan kebutuhan wilayah.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono sebelumnya menyatakan GSW bukan sekadar proyek fisik. Menurutnya, program ini mencerminkan komitmen perlindungan lingkungan dan keberlanjutan masyarakat pesisir.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....