Indonesia Dorong AI Berdampak Sosial ke Negera Berkembang

  • 24 Feb 2026 06:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Indonesia mempertegas komitmennya dalam pemanfaatan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk kepentingan publik dan pembangunan sosial. Hal ini ungkapan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria, dalam forum India AI Impact Summit 2026.

Forum pertemuan tingkat tinggi itu digelar di New Delhi pada Kamis, 19 Februari 2026. Saat panel diskusi, Indonesia diwakili Wamenkomdigi Nezar, tampil bersama dengan sejumlah negara Global South lainnya, termasuk Togo dan Mesir.

Panel diskusi itu membahas upaya-upaya negara berkembang, dapat mengarahkan pemanfaatan AI agar menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Untuk itu dalam kesempatan tersebut Wamenkomdigi Nezar menekankan pentingnya akses teknologi digital yang bermakna bagi masyarakat

"Transformasi digital tidak cukup berhenti pada penyediaan infrastruktur. Yang dibutuhkan adalah akses yang bermakna (meaningful access), sehingga teknologi benar-benar menjadi solusi bagi kehidupan masyarakat," kata Nezar dalam keterangan resminya, dikutip Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.

Partisipasi Indonesia dalam panel diskusi ini, menandakan perubahan penting dalam tata kelola teknologi global. Menurut Nezar bahwa dalam perubahan tata kelola itu, negara-negara Global South tidak lagi sekedar penggunaan teknologi.

Namun ditekankan Wamenkomdigi, negara-negara Global South dapat memainkan peranannya sebagai aktor untuk membentuk perubahan arah perkembangan AI dunia. Sebab diungkapkannya, bahwa dampak pemanfaatan AI secara global, hanya baru dirasakan segelintir negara-negara dunia.

Menurutnya, kemajuan teknologi AI harus dapat dipastikan manfaatnya oleh seluruh negara-negara dunia. Sehingga dalam perkembangannya, teknologi AI dapat dirasakan hingga ke negara-negara berkembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....