Menteri PU Percepat Rehabilitasi Pascabencana Wilayah Sumatra Terdampa
- 19 Feb 2026 18:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mempercepat langkah pemulihan infrastruktur pascabencana di wilayah Sumatra. Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan komitmennya untuk memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan cepat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan progres penanganan menunjukkan capaian signifikan di berbagai sektor. Upaya tersebut mencakup pemulihan layanan dasar hingga penguatan infrastruktur pengendalian bencana.
“Progres penanganan pasca bencana di wilayah Sumatera menunjukkan capaian signifikan di berbagai sektor,” ujar Dody, Kamis, 19 Februari 2026. Pada sektor layanan dasar, pemulihan air baku dan air bersih telah mencapai 71 persen.
Sebanyak 153 dari 176 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) atau 87 persen telah kembali berfungsi. Di sektor konektivitas, jalan dan jembatan nasional kini telah 100 persen beroperasi kembali.
Sementara itu, progres jalan daerah mencapai 93 persen dan jembatan daerah 63 persen. Untuk sektor sumber daya air, 25 dari 31 daerah irigasi terdampak tengah ditangani dengan progres 81 persen.
Seluruh Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) terdampak juga telah ditangani 100 persen.
Pembangunan 1.301 unit rumah hunian saat ini mencapai progres rata-rata 64 persen, dan penyelesaiannya ditargetkan rampung pada Februari 2026.
Dalam upaya pengendalian banjir dan sedimen, Kementerian PU mempercepat pembangunan 108 struktur sabo works. Infrastruktur tersebut terdiri atas 98 sabo dam dan 10 sand pocket untuk mengendalikan material dari hulu sungai serta melindungi kawasan hilir secara berkelanjutan.
Dody menyebut percepatan pembangunan sabo dam difokuskan di sejumlah wilayah rawan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Ada sekitar 100 sabo dam yang akan kita bangun di Aceh dan Sumatra Utara. Memang belum waktunya, tapi kami takut kejadian ini akan kembali berulang, sehingga kita lakukan percepatan pembangunan sabo dam dengan model design and build, mudah-mudahan dalam waktu 2–3 bulan, tepatnya ada 108 sabo dam di tiga provinsi bisa kita bangun dan selesaikan,” ujarnya.
Kementerian PU memastikan rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan secara terintegrasi bersama kementerian dan lembaga terkait serta pemerintah daerah. Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan infrastruktur sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap bencana di masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....