KKP Jamin Stok Ikan Aman Awal Ramadan
- 19 Feb 2026 12:43 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan ketersediaan ikan nasional dalam kondisi aman pada hari pertama Ramadan 2026. Kepastian tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Media Center KKP, Jakarta, Kamis, 19 Februari 2026.
Direktur Kepelabuhan Perikanan Ditjen Perikanan Tangkap Ady Candra mengatakan pasokan ikan mencukupi kebutuhan masyarakat. Terutama harga ikan di tingkat produsen juga relatif stabil.
"Terkait dengan ketersediaan stok sektor hulu di Perikanan Tangkap untuk Januari sampai dengan Maret 2026 ini. Pronogsa kita ada sekitar 7,3 juta ton produksi hingga Maret 2026 ini," katanya.
Produksi perikanan tangkap Januari hingga Maret 2026 diproyeksikan mencapai 7,3 juta ton. Penurunan sementara terjadi akibat musim barat yang disertai hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi.
Memasuki awal Maret produksi diperkirakan meningkat. Kembalinya kapal penangkap ikan menjelang Idulfitri mendorong kenaikan volume pendaratan ikan terutama di Pantai Utara Jawa.
Berdasarkan data pelabuhan perikanan, harga cakalang di Sulawesi Utara tercatat sekitar Rp62.690 per kilogram. Secara nasional harga komoditas tersebut relatif stabil.
Harga cumi di DKI Jakarta berada di kisaran Rp55.333 per kilogram. Sementara di Jawa Tengah produksi cumi menjadi yang terbesar dengan lebih dari 3.300 ton.
Harga kakap di Jawa Timur tercatat sekitar Rp54 ribu per kilogram. Kenaikan juga terjadi di Jawa Tengah, Gorontalo, dan DKI Jakarta.
Komoditas tongkol relatif stabil dengan produksi terbesar di Kalimantan Barat mencapai lebih dari 1.000 ton. Tuna mengalami kenaikan terbatas di Sulawesi Utara yang menjadi daerah konsumsi utama.
Berdasarkan rata-rata nasional, harga produsen tertinggi berada di Maluku sebesar Rp69.884 per kilogram. Disusul Papua Barat sekitar Rp68.879 per kilogram.
Sementara harga terendah tercatat di Banten sekitar Rp360 per kilogram dan Jambi Rp1.336 per kilogram. Data tersebut berasal dari aktivitas pendaratan ikan di pelabuhan perikanan.
Volume produksi terbesar berada di Jawa Tengah lebih dari 40 ribu ton. Selanjutnya DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan Bali.
Pelayanan pelabuhan perikanan tetap berjalan selama Ramadhan. Petugas syahbandar dan pendataan disiagakan untuk menjaga kelancaran operasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....