Mendag Sebut Peningkatan Kebutuhan Memicu Kenaikan Harga Daging Ayam
- 18 Feb 2026 14:23 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengidentifikasi, adanya lonjakan harga daging ayam di berbagai pasar tradisional jelang Ramadan. Menurutnya, peningkatan kebutuhan masyarakat menjadi pemicu utama kenaikan harga daging ayam saat ini.
Meski demikian, ia memastikan, pemerintah terus melakukan pemantauan ketat melalui sistem data guna menjaga stabilitas harga pokok di seluruh wilayah. Kementerian Perdagangan berkomitmen memastikan ketersediaan pasokan pangan tetap terjaga demi kenyamanan konsumen selama menjalankan ibadah puasa.
"Ada di pasar tertentu yang harganya Rp40.000. Ada juga di pasar tertentu yang harganya murah," ujar Budi di Kantor Kementerian Perdangan Jakarta Pusat, Rabu, 18 Februari 2026.
Data resmi pemerintah menunjukkan rata-rata harga daging ayam secara nasional kini menyentuh angka Rp40.259 per kilogram. Nilai tersebut merupakan hasil kompilasi harga dari berbagai daerah yang dihimpun oleh tim pemantau pasar pusat.
Mendag mengatakan, keterbatasan pasokan pada tingkat distributor turut memengaruhi pergerakan harga komoditas tersebut di tingkat pengecer. Namun pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan lapangan jika menemukan harga jual yang melampaui rata-rata nasional secara drastis.
"Mungkin pasokannya kurang. Bisa juga kebutuhan pasar tiba-tiba meningkat," kata Budi.
Keresahan masyarakat terkait mahalnya harga pangan mulai ramai diperbincangkan oleh para pengguna media sosial di platform X. Sebuah unggahan melaporkan bahwa harga daging ayam di pasar tertentu bahkan telah mencapai angka Rp46.000.
Laporan warga di internet menunjukkan adanya perbedaan harga yang cukup signifikan antar wilayah di sekitar area Jabodetabek. Beberapa konsumen mengeluhkan harga bagian tertentu seperti dada fillet yang sudah menembus angka Rp60.000.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....