Indonesia-Malaysia Perkuat Riset Strategis Masa Depan
- 17 Feb 2026 16:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta: Pemerintah Indonesia dan Malaysia sepakat memperkuat kolaborasi riset dan pendidikan tinggi pada sektor-sektor strategis masa depan. Fokus kerja sama mencakup ketahanan pangan, ekonomi hijau, energi terbarukan, hingga kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI).
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI Brian Yuliarto dengan Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia Zambry Abdul Kadir beberapa waktu lalu. Pertemuan itu menandai babak baru penguatan kemitraan strategis dua negara serumpun dalam menjawab tantangan global berbasis ilmu pengetahuan dan inovasi.
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kontribusi riset dan inovasi kedua negara. Dalam menjawab tantangan global,” kata Menteri Brian, Selasa, 17 Februari 2026.
Ia menegaskan sinergi kepakaran antarpeneliti dan perguruan tinggi menjadi modal penting untuk mempercepat hilirisasi riset serta menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Sementara itu, Zambry Abdul Kadir menyampaikan Indonesia dan Malaysia memiliki kekuatan akademik yang saling melengkapi.
Menurutnya, potensi tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal melalui kerja sama terstruktur dan berkelanjutan. "Pada prinsipnya, kami telah sepakat untuk membentuk kelompok kerja di bidang-bidang ini dengan mengidentifikasi para ahli dari Malaysia dan Indonesia untuk bekerja sama dalam mengembangkan bidang-bidang yang telah disepakati,” ujar Zambry.
Kedua pihak secara prinsip menyetujui pembentukan kelompok kerja atau klaster kolaborasi pada bidang-bidang prioritas tersebut. Identifikasi para pakar dari kedua negara akan dilakukan guna memastikan pengembangan riset berjalan efektif dan terarah.
Kolaborasi ini juga melibatkan sejumlah perguruan tinggi terpilih serta para peneliti dalam jejaring Konsorsium Akademik Malaysia–Indonesia (KAMI). Diskusi pendahuluan telah dimulai antara otoritas pendidikan tinggi Malaysia dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek.
Pembahasan tersebut bertujuan memetakan ruang lingkup serta skema implementasi kerja sama secara konkret. Dalam rangkaian kunjungan yang sama, Menteri Pendidikan Tinggi Malaysia turut mengunjungi Institut Pertanian Bogor.
Kunjungan itu diisi dialog dengan mahasiswa Malaysia untuk menjajaki pengembangan kolaborasi di bidang pertanian dan ketahanan pangan. Penguatan kemitraan Indonesia–Malaysia ini menegaskan komitmen Kemdiktisaintek memperluas kolaborasi internasional yang produktif.
Langkah tersebut diharapkan mempercepat mobilitas talenta. Serta memastikan riset dan inovasi memberi dampak nyata bagi pembangunan nasional dan kawasan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....