Umat Tionghoa Rayakan Imlek 2577 Kongzili dengan Penuh Makna
- 17 Feb 2026 13:08 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili jatuh pada 17 Februari 2026 menjadi sarat makna bagi masyarakat Tionghoa di Indonesia. Adapun perayaan Imlek tahun ini memasuki tahun Kuda Api yang diyakini hanya terjadi setiap 60 tahun sekali.
Pantauan RRI di Vihara Amurva Bhumi menunjukkan suasana khidmat sejak pagi. Warga Tionghoa datang bersama keluarga untuk beribadah dan berdoa.
Vihara yang berada di kawasan Karet, Jakarta Selatan, dipadati jemaat. Mereka memanjatkan doa agar memperoleh keberkahan di tahun baru.
Seorang warga Tionghoa asal Bekasi, Sanat, hadir bersama istri dan keluarga. Ia mengatakan, persiapan Imlek dilakukan beberapa hari sebelumnya.
“Mempersiapkan peralatan sembahyang, bersih-bersih rumah. Kemudian juga menyiapkan angpau untuk keluarga,” kata Sanat kepada RRI, Selasa 17 Februari 2026.
Menurutnya, sebelum ke vihara, ia berdoa terlebih dahulu di rumah. Namun sembahyang di vihara tetap menjadi bagian penting setiap tahun.
“Doa saat Imlek adalah mengucap syukur atas berkat tahun lalu. Kami berharap tahun ini membawa kehidupan yang lebih baik," ujarnya.
Ia juga menyinggung anggapan Imlek identik dengan turunnya hujan. Menurutnya, kondisi cuaca tahun ini berbeda dari biasanya.
“Biasanya malam Imlek sering hujan, tapi tahun ini tidak. Tapi cuaca cerah ini juga membuat suasana perayaan terasa lebih nyaman," ucapnya.
Hal senada disampaikan Cindy terkait persiapan Imlek. Ia menyebut tradisi membersihkan rumah dan membeli baju baru tetap dilakukan.
Menurutnya, kebersamaan keluarga menjadi hal terpenting dalam perayaan. “Makanan khas Imlek adalah kue keranjang dan angpau bagi yang menikah,” ucap Cindy.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....