Ratusan Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Selama Libur Imlek

  • 16 Feb 2026 17:37 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Sebanyak 537.181 kendaraan meninggalkan Jabotabek selama libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Data pergerakan tersebut tercatat mulai empat hari hingga dua hari, sebelum perayaan hari besar Imlek berlangsung.

Jumlah total kendaraan yang keluar wilayah aglomerasi tersebut mengalami kenaikan sebesar 15,84 persen daripada lalu lintas normal. Kenaikan volume arus kendaraan tersebut terpantau melalui empat Gerbang Tol Utama milik pengelola jalan tol Jasa Marga.

Rivan Achmad Purwantono, Direktur Utama Jasa Marga mengatakan masyarakat harus mampu cermat menggunakan waktu perjalanannya ditengah liburan ini. "Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan cermat, menghindari waktu dan titik rawan kepadatan," ujar Rivan Achmad Purwantono selaku Direktur Utama Jasa Marga, kepada RRI, Senin 16 Februari 2026.

"Kami senantiasa berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, lancar, dan berkeselamatan kepada seluruh pengguna jalan. Kami optimistis arus lalu lintas selama libur Tahun Baru Imlek 2026 dapat terkelola dengan baik," kata Rivan Achmad Purwantono.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono sampaikan 537.181 kendaraan meninggalkan Jabotabek pada H-4 s.d H-2 Libur Tahun Baru Imlek 2026 melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (ke arah Merak), GT Ciawi (ke arah Puncak), GT Cikampek Utama (ke arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (ke arah Bandung), Senin 16 Februari 2026, (Foto: PT Jasa Marga)

Distribusi mayoritas lalu lintas tercatat mengarah menuju arah timur yakni wilayah Trans Jawa dan juga kota Bandung. Kendaraan ke arah timur mencapai 255.591 unit atau setara dengan 47,6 persen dari total kendaraan keseluruhan.

Sebanyak 152.393 kendaraan menuju arah barat Merak sedangkan 129.197 kendaraan terpantau bergerak menuju wilayah selatan Puncak. Arus lalu lintas yang menuju arah Merak Banten mengalami kenaikan tipis sebesar 4,23 persen secara kumulatif.

Pengelola mencatat kenaikan signifikan kendaraan melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama yakni sebesar 31,37 persen saat ini. Volume kendaraan menuju arah Bandung melalui gerbang tol Kalihurip Utama juga tercatat naik sebanyak 26,40 persen.

"Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat, Jasa Marga telah menyiagakan seluruh aspek pelayanan operasional. Mulai dari kesiapan infrastruktur, layanan transaksi, hingga pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi dengan Kepolisian dan para pemangku kepentingan terkait," ujarnya.

"Jasa Marga juga mengoptimalkan pemantauan lalu lintas melalui Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) yang beroperasi selama 24 jam. Serta menghadirkan berbagai informasi perjalanan melalui aplikasi Travoy, media sosial resmi, dan kanal komunikasi lainnya," ujarnya.

Jumlah kendaraan yang menuju arah selatan Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi tercatat sebanyak 129.197 unit mobil. PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyiagakan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC) untuk memantau pergerakan lalu lintas setiap hari.

Pengelola Jasa Marga juga mengharapkan pengguna jalan tol selalu memastikan saldo uang elektronik mereka dalam kondisi cukup. Sebelum memasuki gerbang tol.

"Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima. Gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area," kata Faiza Riani selaku Corporate Communication Department Head Jasa Marga.

Kendaraan yang memasuki pintu Gerbang Tol Cikampek Utama, Senin, 16 Februari 2026, (Foto: PT Jasa Marga)

Berikut rincian distribusi lalu lintas selama liburan Imlek, sebagai berikut:

*ARAH TIMUR (TRANS JAWA & BANDUNG)*

* Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 119.532 kendaraan, naik sebesar 31,37% dari lalin normal.

* Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 136.059 kendaraan, naik sebesar 26,40% dari lalin normal.

Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 255.591 kendaraan, naik sebesar 28,68% dari lalin normal.

*ARAH BARAT (MERAK)*

Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebanyak 152.393 kendaraan, naik sebesar 4,23% dari lalin normal.

*ARAH SELATAN (PUNCAK)*

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 129.197 kendaraan, naik sebesar 8,68% dari lalin normal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....