Anggota DPR Desak Polri Atasi Truk "Bandel" di Tol Jakarta-Tangerang
- 15 Feb 2026 09:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi III DPR, Moh. Rano Alfath, mendesak Korlantas Polri mengatasi kemacetan parah di ruas Tol Jakarta–Tangerang. Hal itu diakibatkan mobil truk "bandel" yang mengambil lajur kanan ditambah maraknya praktik "over dimension" dan "overloading" (ODOL).
Politisi PKB itu mengungkapkan kondisi tersebut sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Menurut dia, seharusnya kendaraan truk bermuatan besar itu melaju di jalur kiri tol.
"Banyak aduan masyarakat terkait truk-truk yang secara leluasa mengambil lajur kanan di Tol Jakarta–Tangerang," ujarnya, Minggu, 15 Februari 2026. Menurut dia, ini sudah menyangkut keselamatan pengguna jalan karena jalur kanan bukan untuk kendaraan berat yang berjalan lambat.
Rano menambahkan sebagian pengemudi truk terkesan tidak gentar terhadap sistem tilang elektronik (ETLE) yang dianggap tidak ada efek jeranya. Menurut dia, ke depan Korlantas Polri perlu mempertegas implementasi ETLE dengan memastikan sanksi benar-benar ditegakkan.
"Kalau ETLE sudah diterapkan, pastikan penindakannya transparan dan tegas," ucapnya. "Jangan sampai muncul persepsi bahwa pelanggaran bisa diabaikan tanpa konsekuensi."
Rano juga mengingatkan mobilitas masyarakat akan meningkat saat memasuki bulan suci Ramadan 2026. Untuk mengantisipasinya, lanjut dia, diperlukan langkah preventif melalui rekayasa lalu lintas yang terukur.
| Baca juga: DPR Sahkan RUU PFII Menjadi Undang-Undang |
"Opsi yang dapat dipertimbangkan antara lain pembatasan waktu operasional kendaraan berat pada jam tertentu," katanya. Kemudian pengawasan intensif di titik-titik rawan serta patroli rutin untuk memastikan truk tidak menggunakan lajur kanan.
Sebelumnya viral diberitakan kemacetan parah melumpuhkan beberapa titik di Tol Jakarta-Tangerang hingga membuat pengendara nekat melakukan manuver ekstrem. Saking frustrasinya, sejumlah mobil terekam mundur di bahu jalan demi masuk ke akses Tol Alam Sutera.
Aksi nekat para pengendara itu viral setelah diunggah akun Instagram @infotangerang.id. Dalam video yang dibagikan terlihat sejumlah kendaraan berjalan mundur di bahu jalan demi menghindari kemacetan parah.
"Macet panjang yang terjadi di Tol Tangerang-Jakarta," kata akun tersebut. "Beberapa kendaraan mundur untuk mengalihkan masuk ke jalan tol Alam Sutera."
Kemacetan memang terjadi di beberapa titik Tol Jakarta-Tangerang. Penyebabnya beragam mulai dari proyek perbaikan jalan hingga kecelakaan lalu lintas.
Pihak Jasa Marga melaporkan salah satu titik terparah terjadi di Bitung arah Tangerang. Di lokasi ini kemacetan disebabkan oleh pengerjaan proyek rekonstruksi jalan di lajur tengah.
"Bitung KM 26-Tangerang KM 19+150 padat," kata akun X @PTJASAMARGA. "Ada pekerjaan perbaikan jalan (rekonstruksi rigid) di lajur 2/tengah."
Tak hanya itu, antrean kendaraan juga mengular di ruas Tangerang menuju Kunciran. Kepadatan ini dipicu kecelakaan truk pengangkut pakan ayam yang terguling hingga menyebabkan proses pemindahan muatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....