DEN Luncurkan Situs Web Kebijakan Ekonomi Berbasis Data
- 13 Feb 2026 12:59 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meluncurkan situs resmi sebagai sarana komunikasi kebijakan berbasis data. Luhut menyatakan, platform digital tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai berbagai indikator ekonomi secara objektif.
Menurutnya, penguatan literasi ekonomi menjadi sangat penting demi menjaga stabilitas serta kepercayaan publik di tengah ketidakpastian global. Luhut mengatakan, situs ini akan memuat beragam analisis terkini serta rekomendasi kebijakan strategis yang mengintegrasikan berbagai perspektif.
“Kebijakan ekonomi perlu disusun secara lebih tajam, berbasis data dan bukti, dengan metode analisis yang kredibel. DEN berupaya mengkomunikasikan dan mengedukasi berbagai kebijakan ekonomi serta perkembangan indikator ekonomi kepada publik secara objektif,” ujar Luhut di Kantor DEN Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu menekankan pentingnya penguatan resiliensi domestik melalui langkah deregulasi yang tepat. Mari mengatakan, setiap program prioritas Presiden harus memiliki evaluasi berbasis data agar implementasinya terukur.
Menurutnya, alokasi anggaran negara perlu dikelola secara presisi agar memberikan dampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Sinergi antara agenda prioritas dan ruang fiskal yang tersedia menuntut analisis kebijakan yang sangat mendalam.
“Kita perlu memastikan program prioritas Presiden tetap berjalan, namun pada saat yang sama menyadari bahwa terdapat agenda lain yang juga membutuhkan ruang fiskal. Evaluasi berbasis data terhadap program yang sedang berlangsung penting agar alokasi anggaran lebih presisi dan berdampak,” kata Mari.
Pada kesempatan yang sama, Senior Advisor Prospera Vivi Alatas menegaskan, ketahanan ekonomi nasional sangat bergantung pada stabilitas makroekonomi. Vivi menyebutkan, disiplin fiskal yang tepat sasaran akan memperkuat posisi kelas menengah di tanah air.
Dinamisme sektor swasta dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Setiap rancangan kebijakan pemerintah harus memiliki indikator keberhasilan yang jelas serta komunikasi efektif sejak awal.
Sektor swasta diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar guna menjaga momentum pertumbuhan positif. Penentuan tujuan yang rasional dan pendanaan proporsional menjadi syarat mutlak dalam penyusunan regulasi yang efektif.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi memaparkan data mengenai dinamika persepsi masyarakat terhadap pemerintah. Burhanuddin menjelaskan, tingkat apresiasi publik terhadap kinerja Presiden mengalami peningkatan pada periode Januari tahun ini.
Ekspektasi masyarakat perlu dikelola secara realistis agar tingkat kepercayaan jangka panjang tetap terjaga dengan baik. Pemerintah disarankan untuk memberikan hasil kerja yang melampaui janji-janji politik guna meminimalkan potensi kekecewaan publik.
“Dalam kebijakan publik, yang paling penting adalah overdeliver dan underpromise, bukan sebaliknya. Ekspektasi publik perlu dikelola secara realistis agar kepercayaan dapat dijaga dalam jangka panjang,” ujar Burhanuddin.
Dalam kesempatan ini, DEN berkomitmen untuk terus menjadi mitra dialog konstruktif bagi seluruh pemangku kepentingan terkait. Ruang diskusi yang terbuka dan berimbang akan memperkaya kualitas analisis kebijakan ekonomi nasional di masa depan.
Pemanfaatan data berbasis bukti akan membantu otoritas dalam merumuskan solusi atas berbagai tantangan domestik yang kompleks. Pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif menjadi target utama yang ingin dicapai melalui penguatan tata kelola.
Peluncuran situs resmi ini menandai babak baru dalam transparansi komunikasi kebijakan ekonomi kepada seluruh rakyat Indonesia. Masyarakat kini dapat mengakses informasi komprehensif mengenai arah kebijakan ekonomi nasional secara mudah melalui gawai mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....