Menteri KKP: Pembangunan Kampung Nelayan Capai 50 Persen
- 12 Feb 2026 20:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono menyebut pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tahap pertama telah mencapai 50 persen. Ia optimistis proyek tersebut dapat selesai sesuai target waktu.
“Ya progres sudah 50 persen dari tahap satu, dan mudah-mudahan bisa segera selesai di Februari,” kata Trenggono. Pernyataan itu disampaikannya usai rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Kamis, 12 Februari 2026.
Dalam rapat tersebut, Trenggono menyebut program Kampung Nelayan Merah Putih menjadi salah satu agenda pembahasan. Ia mengungkapkan pemerintah merencanakan pembangunan program itu di 65 lokasi berbeda.
Menurut Trenggono, program tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui infrastruktur terintegrasi. Pemerintah ingin memperkuat sektor perikanan sekaligus ekonomi pesisir.
Selain program kampung nelayan, Trenggono juga melaporkan progres pembangunan tambak di Waingapu. Proyek tersebut masih dalam tahap pengerjaan.
“Kemudian kita laporkan pembangunan tambak di Waingapu sudah dalam progres,” ujarnya. Ia berharap berharap proyek tersebut memperkuat produksi perikanan budi daya nasional.
KKP sebelumnya memulai pembangunan kawasan tambak udang terintegrasi di Waingapu. Nilai investasinya mencapai 500 juta dolar AS atau sekitar Rp7,2 triliun.
Proyek tersebut digadang menjadi program strategis nasional sektor perikanan. Pemerintah menilai program ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Brian Yuliarto mengatakan Presiden meminta menyiapkan SDM untuk program Kampung Nelayan. “Saya diminta memastikan SDM kita mampu dan sesuai kebutuhan Menteri KKP,” kata Brian
Brian menjelaskan pembahasan dalam rapat masih bersifat umum. Ia menilai detail teknis program tetap menjadi kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Menurutnya, Kemendiktisaintek berperan menyiapkan SDM pendukung program tersebut. Langkah itu penting terutama saat industri perikanan mulai beroperasi.
“Tadi saya hanya bagian mempersiapkan SDM. Nantinya akan banyak industri perikanan,” ujar Brian.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....