MUI: Organisasi Keagamaan Harus Aktif Hadapi Isu Global

  • 12 Feb 2026 18:08 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan MUI Muhyiddin Junaidi menegaskan pentingnya peran aktif organisasi keagamaan dalam isu global. Muhyiddin menilai dunia kini berada dalam era tanpa batas yang menuntut respons cepat.

“Kita hidup saat ini di sebuah era yang borderless society. Kita tidak bisa berdiam diri melihat fakta dan kenyataan di lapangan," ujarnya saat memberikan sambutan di Mukernas I MUI di Jakarta, Kamis. 12 Februari 2026.

Ia menekankan persoalan internasional harus tetap menjadi perhatian bersama. Salah satunya terkait masa depan Palestina yang dinilai masih membutuhkan dukungan kuat.

“Masalah internasional yang tidak boleh kita lupakan adalah masa depan negara Palestina. Indonesia termasuk pendukung terkuat kemerdekaan Palestina," ujarnya.

Muhyiddin juga menyinggung peluang peran konkret Indonesia dalam stabilisasi kawasan Gaza. Ia mengaitkan hal tersebut dengan perkembangan diplomasi global terbaru.

“Kalau kita merujuk kepada UN Resolution 803-2025 tentang Board of Peace yang dikeluarkan oleh PBB. Kita menjadi negara terdepan yang akan membantu Palestina," kata Muhyiddin.

Ia menjelaskan dukungan tersebut diarahkan pada misi stabilisasi, bukan operasi militer ofensif. Pendekatan damai disebut menjadi prioritas utama dalam upaya tersebut.

“Our main mission is to make peace and stability. Bukan untuk meluncurkan senjata dan lain sebagainya," ucapnya.

Muhyiddin berharap Mukernas MUI memperkuat konsistensi dukungan Indonesia terhadap Palestina. Ia menegaskan komitmen tersebut tidak boleh melemah.

“Misi kita insyaAllah tidak akan kendur dan tidak akan melempem. Sekali Palestina merdeka, dia harus merdeka," ucap Muhyiddin dengan tegas.

Sementara itu, Ketua MUI Pusat Anwar Iskandar mengingatkan rencana pengiriman TNI ke Gaza harus dijalankan sesuai mandat kemanusiaan. Ia menegaskan langkah tersebut harus tetap sejalan dengan tujuan mendukung kemerdekaan Palestina serta mengurangi penderitaan warga sipil.

“Pemerintahan pengiriman TNI ke Gaza itu jangan sampai kemudian disalahgunakan. Bahkan untuk kepentingan keseluruhan di luar yang sudah kita sepakatkan bersama,” kata Anwar.

Ia menegaskan sikap MUI konsisten mendukung perjuangan Palestina melalui berbagai upaya diplomasi dan kemanusiaan. “Kita sudah banyak bicara dan melakukan usaha yang sangat positif, mulai dari Indonesia sampai ke luar negeri,” katanya.

Ia mengatakan hal tersebut menunjukkan komitmen dan konsistensi MUI dalam pembelaan terhadap Palestina yang merdeka. Menurutnya, upaya tersebut tidak pernah berhenti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....