Perkuat Literasi Digital, Perpusnas Luncurkan SAKEDAP
- 10 Feb 2026 22:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Perpustakaan Nasional RI (Perpusnas) meluncurkan aplikasi Sistem Akses Elektronik Deposit Aman dan Praktis (SAKEDAP). Aplikasi ini merupakan langkah untuk memperkuat literasi digital, sekaligus meningkatkan kepatuhan serah simpan karya cetak dan karya rekam nasional.
Peluncuran dilakukan dalam gelar wicara bertema "Urgensi Literasi Digital dalam Mendukung Pembelajaran yang Efektif melalui Pemanfaatan Layanan Perpustakaan", di Gedung Layanan Perpusnas, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026.
Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz mengatakan, transformasi digital telah mengubah pola akses informasi. Sekaligus, menghadirkan tantangan baru bagi masyarakat dalam memilah informasi.
"Arus informasi digital dapat memperkaya wawasan, tetapi juga berpotensi menciptakan kesenjangan bagi mereka yang tidak memiliki akses. Literasi digital menjadi kunci agar masyarakat mampu menapis, memahami, dan memanfaatkan informasi secara cerdas," ujarnya.
Aminudin menegaskan bahwa perpustakaan berperan strategis menyediakan sumber informasi tervalidasi melalui berbagai platform digital. Sumber tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun pengelola perpustakaan.
Peluncuran SAKEDAP, lanjutnya, dilatarbelakangi kebutuhan integrasi sistem layanan bibliografi nasional. Perpusnas mencatat jumlah judul terbit yang memperoleh ISBN belum sebanding dengan karya yang diserahkan sebagai deposit.
"Kami melihat adanya ketidaksinkronan antara penerbitan Nomor Buku Standar Internasional (ISBN) dan pemenuhan kewajiban serah simpan. SAKEDAP menjadi bagian dari solusi untuk memperkuat integrasi sistem dan memastikan khazanah pengetahuan bangsa terkelola dengan baik," ucapnya.
Kepala Perpusnas juga berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, termasuk percepatan proses ISBN. Menurut Aminudin, pihaknya mendorong kepatuhan pemangku kepentingan dalam memenuhi kewajiban serah simpan.
Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpusnas, Suharyanto memaparkan bahwa pemanfaatan layanan Perpusnas sepanjang 2025 mencapai 17.631.367 pengunjung. Jumlah tersebut terdiri atas 16.816.103 pengunjung daring dan 765.264 pengunjung luring.
Sementara, lima layanan digital dengan pemanfaatan tertinggi yakni Indonesia OneSearch, BintangPusnas Edu, OPAC Perpusnas, situs web Perpusnas, dan e-Resources.
"Dalam hal ini, layanan digital dan koleksi cetak Perpusnas akan terus berjalan berdampingan dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat," kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....