Menteri PKP Tekankan Sinergi Lintas Lembaga Perkuat Ekonomi Perumahan Rakyat
- 10 Feb 2026 11:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan pentingnya sinergi lintas lembaga menghadirkan dampak ekonomi berlapis terutama di lingkungan perumahan rakyat. Hal itu disampaikannya saat menerima jajaran pimpinan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Permodalan Nasional Madani (PNM) di Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.
Dalam pertemuan tersebut Menteri Maruarar mengapresiasi peningkatan dukungan BRI terhadap program rumah subsidi nasional. Ia juga menyebut penyaluran pembiayaan meningkat 100 persen dari 16 ribu jadi 32 ribu unit pada 2024.
“Saya mengapresiasi BRI yang meningkatkan dukungan rumah subsidi dari 16 ribu unit menjadi 32 ribu unit di tahun 2025. Ini bukti nyata keberpihakan perbankan untuk rakyat kecil,” ujar Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam keterangan pers, Jakarta, Senin, 9 Februari 2026.
Sementara, data PNM mencatat 16,2 juta nasabah aktif Mekar hingga Februari 2026. Nasabah tersebut tersebar di 36 provinsi dan 60.260 desa serta kelurahan di Indonesia.
Program ini menjadi salah satu pilar penting dalam pemberdayaan ekonomi perempuan prasejahtera. Ara mengungkapkan akan ada terobosan terkait kredit usaha PNM pada Jumat mendatang 13 Februari 2026.
“Salah satunya soal rencana penurunan bunga Mekar untuk ibu-ibu di rumah subsidi agar mereka bisa membuka usaha dengan lebih ringan. Hari Jumat di Sumedang jam di kantor BRI acaranya kita akan buat gebrakan ya," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan komitmen penuh BRI mendukung langkah kolaboratif tersebut. Ia menyebut dukungan diarahkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) serta pengembangan usaha nasabah PNM Mekar.
“BRI akan terus mendukung pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR. Serta berkolaborasi dengan PNM untuk membantu ibu-ibu Mekar di seluruh Indonesia,” kata Hery.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....