Apresiasi Penanganan Bencana, Presiden Minta TNI–Polri Tetap Sigap

  • 10 Feb 2026 06:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta -Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kecepatan TNI–Polri dalam menangani bencana di berbagai wilayah. Perihal ini, Presiden meminta aparat tetap sigap dan selalu siap membantu rakyat kapan pun dibutuhkan.

Apresiasi tersebut disampaikan Presiden saat memberikan taklimat dalam Rapim TNI–Polri di Istana Merdeka, Jakarta. Kegiatan itu berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026.

Untuk pertama kalinya, Rapim TNI–Polri digelar di lingkungan Istana Kepresidenan.

Pertemuan ini menjadi momentum strategis memperkuat sinergi pemerintah bersama aparat pertahanan dan keamanan.

"Presiden menaruh perhatian besar pada kesiapsiagaan aparat. Presiden memberikan penghargaan atas respons cepat prajurit dalam berbagai situasi darurat," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dikutip dalam laman BPMI Setpres, Selasa, 10 Februari 2026.

Selain penanganan bencana, Presiden menekankan pentingnya kekompakan dan soliditas internal TNI–Polri. Sinergi diminta terjaga dari tingkat pimpinan tertinggi hingga prajurit terbawah.

Presiden juga mengingatkan bahwa kepercayaan rakyat harus terus dijaga melalui tindakan nyata. “Buktikan kepercayaan yang diberikan rakyat kepada TNI-Polri dengan selalu siap dan cepat membantu rakyat,” kata Teddy.

Dalam taklimat tersebut, Presiden turut mengapresiasi peran aparat dalam mengawal program strategis pemerintah. Dukungan itu dinilai penting agar agenda pembangunan berjalan efektif di seluruh sektor.

“Apresiasi terhadap prajurit TNI-Polri yang mengawal, menjaga, dan mendukung jalannya program strategis pemerintah. Program itu mencakup Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa, dan Sekolah Rakyat," kata Teddy.

Presiden juga menyoroti agenda kedaulatan pangan dan energi sebagai prioritas nasional. Termasuk pembangunan jembatan di desa-desa untuk mendukung akses warga dan anak sekolah.

Di bidang hukum, Kepala Negara menegaskan, pentingnya penegakan hukum yang seadil-adilnya kepada siapa pun. Presiden meminta aparat menjaga ketertiban dengan prinsip tegas dan berkeadilan.

Presiden juga menginstruksikan agar aparat bersama pemerintah daerah memperkuat kebersihan dan keamanan lingkungan. Arahan tersebut dijalankan melalui program Indonesia ASRI.

“Bersama pemerintah daerah laksanakan program Indonesia ASRI di mana pun berada. Program itu mencakup lingkungan perkantoran hingga kawasan masyarakat," ucap Teddy.

Presiden kemudian mengingatkan pentingnya menjaga sumber daya alam Indonesia dari pelanggaran dan eksploitasi ilegal. Ia menekankan perlindungan kekayaan nasional menjadi bagian dari menjaga kedaulatan negara.

“Jaga seluruh Sumber Daya Alam Indonesia dari segala macam bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal. Presiden meminta aparat bertindak tegas terhadap pelanggaran apa pun," ucap Teddy. 

Sisi lain, Teddy mengungkapkan, Rapim TNI–Polri 2026 di Istana Merdeka menjadi momentum penguatan visi bersama pemerintah dan aparat negara. Langkah ini memastikan stabilitas terjaga serta program strategis berjalan cepat, tepat, dan efektif.

“Rapim TNI-Polri 2026 di Istana ini menjadi momentum penguatan visi bersama. Sinergi aparat dan pemerintah menjadi kunci menghadapi tantangan ke depan," ujarnya.

Sementara itu, pemerintah juga menegaskan kesiapan TNI dan Polri menjaga stabilitas keamanan menjelang Ramadan dan Idulfitri. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, koordinasi lintas kementerian dan lembaga terus diperkuat menghadapi momentum hari besar keagamaan. 

“Secara spesifik arahan Bapak Presiden tadi tidak secara eksplisit beliau sampaikan. Tetapi dalam berbagai forum kami di lintas kementerian dalam rangka persiapan bulan suci Ramadan dan persiapan Lebaran, kami terus berkoordinasi,” ujar Prasetyo usai Rapim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....