Akademisi Ingatkan Hilirisasi Ayam agar Berkelanjutan
- 09 Feb 2026 20:19 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Guru Besar FEB UI, Telisa Aulia Falianty, mengingatkan agar program hilirisasi peternakan ayam harus dirancang secara cermat agar berkelanjutan. Menurutnya, program ini dinilai strategis karena ayam dan telur menjadi sumber protein yang penting.
“Ayam dan telor adalah sumber protein penting dan dibutuhkan besar secara nasional. Program ini tentunya akan mendukung swasembada protein nasional,” kata Telisa, dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Senin, 9 Februari 2026.
Ia mengaitkan hilirisasi peternakan ayam dengan Program Makan Bergizi Gratis atau MBG. “MBG membutuhkan pasokan ayam yang besar dan diharapkan ditopang oleh produksi domestik,” ujarnya.
Menurut Telisa, anggaran MBG direncanakan meningkat, sehingga kebutuhan daging ayam dan telur juga ikut melonjak. Kondisi itu, lanjutnya, menuntut penguatan industri peternakan ayam dari hulu hingga hilir.
Namun ia mengingatkan keberlanjutan program harus diperhitungkan dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. “Desain kebijakan tidak bisa top down dan perlu masukan dari para stakeholder," katanya.
Ia juga menyinggung tentang keberlangsungan program MBG. Menurutnya, jika program MBG tidak berlanjut, hal ini akan menyebabkan pasokan ayam dan telur berlimpah.
“Apakah MBG ini nanti akan berlanjut terus, atau hanya pada periode pemerintah saat ini saja? Jangan sampai over supply,” katanya, mengingatkan.
Telisa menilai stabilitas harga ayam dan telur menjadi kunci keberhasilan ekosistem peternakan. “Harga yang terlalu tinggi atau terlalu rendah sama-sama merugikan peternak,” ujarnya.
Ia menekankan perlunya perencanaan pasar ketika permintaan MBG turun atau pasokan berlebih. “Tanpa perencanaan ekosistem bisnis ayam berisiko tidak berkelanjutan,” kata Telisa.
Diketahui, Kementerian Pertanian memulai program hilirisasi ayam terintegrasi di enam daerah untuk memperkuat swasembada protein nasional. Program tersebut mendukung pasokan daging ayam dan telur bagi program MBG secara berkelanjutan.
Proyek hilirisasi yang dikembangkan Danantara ini diproyeksikan akan menciptakan jutaan lapangan kerja. Disamping itu, program ini diharapkan dapat berperan menstabilkan harga ayam dan telur di pasar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....