BNN Dorong Posbankum Lindungi Korban Penyalahguna Narkoba
- 08 Feb 2026 17:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan hukum bagi korban penyalahguna narkoba melalui kehadiran Pos Bantuan Hukum (Posbankum). Posbankum diharapkan menjadi pintu akses keadilan sekaligus penghubung korban menuju layanan rehabilitasi yang manusiawi dan berkeadilan.
Hal tersebut disampaikan Kepala BNN RI Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto saat peresmian Posbankum di Provinsi Sulawesi Tengah. Ia menyebut Posbankum sebagai sarana strategis dalam memberikan pendampingan dan edukasi hukum terkait permasalahan narkotika di tengah masyarakat.
“Hadirnya Posbankum hingga ke tingkat desa merupakan terobosan revolusioner yang kami nantikan,” kata Suyudi, Minggu, 8 Februari 2026. Menurutnya, Posbankum menjadi oasis keadilan bagi korban penyalahguna narkoba yang selama ini kerap terpinggirkan dalam proses hukum.
Suyudi menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif Kementerian Hukum (Kemenkum) yang meresmikan Posbankum di wilayah Sulawesi Tengah. Langkah tersebut dinilai sebagai wujud nyata komitmen negara dalam memperkuat perlindungan hukum berbasis komunitas.
Ia menegaskan bahwa penanganan persoalan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan penegakan hukum semata. Sinergi antara pendekatan hukum dan pencegahan berbasis masyarakat menjadi kunci menghadapi ancaman narkoba yang semakin kompleks.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNN RI juga mendeklarasikan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai strategi awal penguatan pencegahan dan pemberantasan narkoba. Desa ditempatkan sebagai fondasi utama dalam membangun ketahanan masyarakat dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
Deklarasi Desa Bersinar di Sulawesi Tengah menjadi bagian dari strategi nasional BNN. Program ini menekankan penguatan peran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga desa.
Suyudi menilai peresmian Pos Bantuan Hukum Desa dan Deklarasi Desa Bersinar sebagai momentum yang membanggakan. Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan sinergisitas negara dalam membangun keadilan dan ketahanan masyarakat dari unit terkecil, yakni desa.
Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut. Mereka menilai Posbankum dan Desa Bersinar sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.
Melalui inisiatif ini, BNN berharap tercipta model kolaborasi yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain. Dengan demikian, upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....