HPN 2026, Menkomdigi: Pemanfaatan AI untuk Kepentingan Publik

  • 08 Feb 2026 17:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menekankan praktik jurnalistik, harus memanfaatkan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI). Hal itu disampaikannya dalam Konvensi Nasional Media Massa, memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Dijelaskannya bahwa hal tersebut, untuk menyesuaikan industri media massa dengan perkembangan teknologi saat ini. Selain itu, perlunya kolaborasi antara pemerintah, ekosistem pers, dan platform digital dalam menjawab tantangan era transformasi digital. 

Hal itu selaras dengan tema HPN 2026 yakni, "Pers, AI dan Transformasi Digital: Membangun Ekosistem Informasi untuk Kepentingan Publik". Puncak peringatan HPN kali ini, digelar di Serang, Banten, Minggu, 8 Februari 2026.

"Pemanfaatan kecerdasan artifisial dalam praktik jurnalistik harus tetap menjadikan kepentingan publik sebagai kompas utama," kata Meutya dalam sambutan puncak perayaan HPN 2026.

Selain itu ia turut mengingat peranan pers di tengah derasnya arus konten digital dan meningkatnya disinformasi. Menkomdigi menegaskan dalam menghadapi situasi tersebut, pers tidak boleh mengorbankan kepercayaan publik demi kecepatan, algoritma, atau efisiensi teknologi.

Meutya menekankan, di tengah kompleksitas tantangan baru itu, pers justru memiliki peranan yang semakin krusial dan strategis. Ia menilai bahwa pers saat ini, harus dapat menjadi penjaga integritas informasi dan ruang publik yang sehat. 

"Dalam gelombang transformasi digital dan AI, kehadiran pers yang kredibel dan independen bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan dasar demokrasi," ujar Menkomdigi. 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....