Gerakan Srikandi Indonesia Perkuat Posisi Tawar Perempuan Nasional
- 07 Feb 2026 19:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wadah perjuangan hak perempuan resmi hadir guna memperkuat posisi tawar kaum hawa pada berbagai sektor strategis bangsa. Organisasi Gerakan Srikandi Indonesia (GSI) fokus pada pengembangan potensi diri melalui penguatan nilai integritas bagi kemajuan negara.
Perhelatan kongres pertama berlangsung di Restoran Kembang Goela kawasan Jakarta Selatan pada Sabtu, 7 Februari 2026. Agenda utama itu menjadi penanda dimulainya pergerakan kolaboratif kaum perempuan lintas sektor guna menyukseskan pembangunan nasional berkelanjutan.
"Visinya adalah kita ingin terwujudnya perempuan Indonesia yang berdaya, mandiri, dan bermartabat untuk bangsa Indonesia. Jadi bukan perempuan yang sekadar kumpul-kumpul tapi nothing," kata Pemrakarsa sekaligus Ketua Umum Gerakan Srikandi Indonesia Dewie Yasin Limpo.
Dewie Yasin Limpo menekankan pentingnya setiap anggota untuk tidak sekadar berkumpul tanpa memberikan kontribusi nyata. Organisasi ini diharapkan mampu mengolah segala potensi perempuan agar dapat berpartisipasi secara aktif dalam kancah pembangunan nasional.
"Ada yang bakatnya untuk terjun ke dunia politik, nah di sini tempatnya kita belajar politik sama-sama. Ada yang mau sukses sebagai seorang entrepreneur atau seorang pengusaha besar, nah di sini kita sama-sama cari jalannya," ujar Dewie.
Selain ranah profesional, organisasi ini juga memiliki agenda sosial kuat guna menyentuh lapisan masyarakat terbawah lewat aksi kemanusiaan. Program terdekat mencakup rencana kegiatan berbagi kebahagiaan bersama kaum marjinal pada wilayah ibu kota pada momen bulan suci.
"Kita tunjukkan hal-hal yang positif dari Srikandi Indonesia, menampilkan hal-hal yang positif dari wanita Indonesia," ujar Prof. Delima Hasri Azahari, salah satu Pendiri Gerakan Srikandi Indonesia.
Pakar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Delima Azahari berharap wadah ini mampu melahirkan banyak narasi inspiratif bagi keluarga. Gerakan ini berupaya menonjolkan keunikan budaya dari penjuru tanah air demi mempererat tali persatuan dalam keberagaman bangsa.
Momen puncak acara tersebut diwarnai penandatanganan akta delegasi sebagai bentuk legalitas resmi organisasi di mata hukum negara. Penyerahan pataka dilakukan sebagai simbol perpindahan amanah kepemimpinan yang akan segera dijalankan oleh segenap jajaran pengurus pusat.
"Saya menerima amanah sebagai Ketua Umum Gerakan Srikandi Indonesia dan menerima pataka ini dan akan mengibarkan panji-panji Gerakan Srikandi Indonesia di seluruh pelosok-pelosok tanah air," ucap Ketua Umum GSI terpilih, Dewie Yasin Limpo.
Jajaran pengurus terpilih kini memikul tanggung jawab besar guna membawa visi organisasi menuju tingkat prestasi yang lebih tinggi. Kongres berakhir dengan rasa optimisme mengenai masa depan kepemimpinan perempuan dalam menghadapi segala tantangan global yang makin kompleks.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....