Albanese Tawarkan Penempatan Perwira TNI di Militer Australia

  • 06 Feb 2026 15:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah Australia memberikan penawaran penempatan perwira senior Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Angkatan Pertahanan Australia. Penawaran itu disampaikan Perdana Menteri Anthony Albanese di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026.

"Penawaran untuk membentuk posisi baru bagi seorang perwira senior Indonesia di Angkatan Pertahanan Australia. Ini mencerminkan dan memperkuat kepercayaan antara kedua negara kita,"kata Anthony Albanese, dalam keterangan pers di Istana Merdeka, Jumat, 6 Februari 2026. 

Penempatan perwira merupakan salah satu bentuk kerja sama traktat keamanan. Selain itu, kerja sama untuk mendukung pengembangan fasilitas pelatihan pertahanan bersama untuk meningkatkan kemampuan militer Indonesia dan Australia.

"Memperluas pertukaran pendidikan militer antara militer kita untuk membangun hubungan. Meningkatkan pemahaman antara generasi pemimpin militer kita selanjutnya,"ujarnya.

Albanese mengatakan traktat tersebut menggambarkan kedekatan hubungan persahabatan, kerja, dan kepercayaan mendalam antara Indonesia-Australia. Hubungan yang baik dibawah kerja sama strategis Indonesia-Australia.

Trakat keamanan berdasarkan perjalanan panjang kerja sama dibidang pertahanan yang dimulai era Presiden ke-2 Soeharto. Kala itu Soeharto dan Perdana Menteri ke-24 Paul Keating menadatangani kerja sama keamanan pada Desember 1995.

"Ini semua dibangun berdasarkan sejarah kerja sama pertahanan tiga dekade lalu dari pemerintahan Soeharto dan Paul Keating. Yang ditanda tangani pada Desember 1995, saya sangat senang dapat menandatangani traktat ini bersama Bapak Presiden, momen bersejarah bagi hubungan kedua negara,"ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....