Longsor Cisarua, Basarnas Serahkan Total 94 Kantong Jenazah

  • 06 Feb 2026 00:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Bandung - Basarnas menyerahkan sebanyak 94 bodypack (kantong jenazah/red) korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Penyerahan dilakukan kepada Tim Forensik Polri, DVI, hingga hari ke-13 Operasi SAR, Kamis, 5 Februari 2026.

Koordinator Misi SAR Ade Dian Permana mengatakan, temuan itu merupakan hasil kerja Tim SAR gabungan. Operasi didukung cuaca relatif cerah sehingga pencarian berjalan sesuai rencana. 

"Memasuki hari ke-13, Operasi SAR tetap dilaksanakan secara terukur, adaptif, dan berorientasi keselamatan. Penyesuaian personel dan alat utama dilakukan mengikuti dinamika lapangan dan fase operasi," ujarnya dalam siaran pers tertulis.

Dijelaskan, penyesuaian ini merupakan bagian dari pengendalian agar operasi tetap efektif, efisien, dan aman. Langkah tersebut dilakukan tanpa mengurangi kualitas upaya pencarian yang terus dijalankan.

Tim juga melaksanakan konfirmasi data perkiraan posisi rumah dan korban sebelum longsor kepada penyintas setempat. Konfirmasi dilakukan pada area Worksite A2 dan B2 agar pencarian lebih terarah pada target.

“Walaupun terdapat penyesuaian kekuatan, semangat dan koordinasi Tim SAR gabungan tetap terjaga. Seluruh unsur bekerja sesuai peran masing-masing di bawah satu sistem komando operasi," ucapnya. 

Diungkapkan, pada  pukul 14.05 WIB, Tim SAR berhasil menemukan satu bodypack di Worksite B2. Kemudian, pukul 15.27 WIB, kembali ditemukan satu bodypack di Worksite A3.

Dengan demikian, pada hari ke-13 ditemukan total dua bodypack dari seluruh worksite pencarian. Rinciannya, Worksite A3 satu bodypack dan Worksite B2 satu bodypack.

Hingga, Kamis, 5 Februari 2026 pukul 17.30 WIB, total temuan bodypack mencapai 94 pack. Ade menyampaikan, data korban dalam pencarian atau DP dilaporkan nihil.

Berdasarkan rilis terbaru Tim DVI hingga 5 Februari 2026 pukul 06.00 WIB, identifikasi telah dilakukan. Sebanyak 70 jiwa dari 73 bodypack teridentifikasi, sementara 19 bodypack masih proses lanjutan.

Ade menegaskan komitmen negara melalui Basarnas dan Tim SAR Gabungan tetap dijaga meski operasi berlangsung panjang. “Setiap langkah pencarian dilaksanakan dengan kehati-hatian, empati, dan tanggung jawab kemanusiaan,” katanya.

Basarnas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan, TNI/Polri, pemerintah daerah, dan relawan. Masyarakat dimohon terus memberi doa dan dukungan agar operasi berjalan aman dan optimal.

Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi sebanyak 67 jenazah korban longsor Pasirlangu. Bencana tersebut terjadi di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan pos DVI telah menerima sebanyak 92 kantong jenazah. Kantong jenazah tersebut diserahkan tim SAR gabungan selama proses pencarian berlangsung.

“Pada hari ke-12 ini kami telah berhasil mengidentifikasi sebanyak 67 jenazah. Masih terdapat 25 jenazah yang belum teridentifikasi hingga saat ini," kata Hendra pada wartawan di Bandung, Rabu, 4 Januari 2026.

Hendra menjelaskan, tim DVI terus melanjutkan proses identifikasi terhadap jenazah yang belum terkonfirmasi. Proses tersebut dilakukan melalui tahapan rekonsiliasi data identifikasi.

“Untuk selanjutnya, dari sisa jenazah yang ada kami melaksanakan kegiatan rekonsiliasi. Rekonsiliasi mencakup pembandingan data post-mortem maupun ante-mortem yang telah dikumpulkan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....