Pesan Yusril untuk Hakim MK Adies Kadir
- 05 Feb 2026 17:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengapresiasi langkah Adies Kadir. Ia menilai keputusan Adies melepas jabatan Wakil Ketua DPR patut dihargai.
"Saya salut. Pak Adies Kadir bersedia menanggalkan jabatan sebagai wakil ketua DPR dan dilantik sebagai hakim MK," ucap Yusril sebelum prosesi pelantikan Adies Kadir di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
Yusril berharap Adies mampu menjalankan tugasnya dengan baik sebagai hakim konstitusi. Ia menilai Adies memiliki sikap kenegarawanan yang dibutuhkan Mahkamah Konstitusi.
Menurut Yusril, perkara di Mahkamah Konstitusi berkaitan langsung dengan konstitusi negara. Karena itu hakim dituntut objektif, berintegritas, dan menjunjung nilai kenegaraan.
Yusril juga menyoroti latar belakang akademik Adies sebagai doktor. Hal tersebut dinilai menunjukkan kapasitas keilmuan memadai untuk mengemban amanah.
"Mudah-mudahan dapat menjalankan tugas dengan baik. Karena hakim konstitusi kan salah satu syaratnya negarawan," kata Yusril.
Adies Kadir resmi menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) setelah mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Ia menggantikan Arief Hidayat yang telah memasuki masa purnatugas.
Prosesi pengambilan sumpah digelar pukul 16.00 WIB di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Februari 2026. Adies dilantik mengenakan toga merah khas hakim Mahkamah Konstitusi.
Prosesi diawali pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, Adies membacakan sumpah jabatan di hadapan Presiden.
"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan memenuhi kewajiban hakim konstitusi dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945," ucap Adies saat membacakan sumpah jabatan.
"Dan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya. Menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berbakti kepada nusa dan bangsa."
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....