Pelaku Usaha Pariwisata Dukung Program ‘Gentengisasi’
- 04 Feb 2026 15:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY memandang program ‘gentengisasi’ sebagai gerakan penataan kawasan. Program ini dinilai mampu meningkatkan kerapian suatu daerah, sehingga berdampak positif terhadap sektor pariwisata.
Ketua GIPI DIY, Bobby Ardyanto, mengatakan estetika visual sangat berpengaruh terhadap daya tarik wisata. “Penataan rapi pasti memberi nilai positif bagi pariwisata,” katanya, dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Rabu, 4 Februari 2026.
Menurut Bobby, wisatawan mancanegara cukup kritis terhadap kondisi lingkungan. Kerapian kawasan, lanjutnya, disebut menjadi poin penting bagi kenyamanan wisatawan.
Ia menilai ‘gentengisasi’ selaras dengan identitas arsitektur Jawa di Yogyakarta. “Bentuk rumah Jawa pada dasarnya menggunakan genteng,” ujarnya.
Bobby menjelaskan, DIY telah memiliki regulasi terkait bentuk bangunan. Aturan tersebut diperkuat melalui perizinan dan rekomendasi dari Dinas Kebudayaan.
“Di Jogja sendiri sudah ada peraturannya, terutama di ring 1. Jadi sudah ada rekomendasi dari Dinas Kebudayaan setiap areanya, baik itu bentuk atap ataupun fasad depan,” katanya.
Ia mengapresiasi gerakan nasional yang digaungkan Presiden Prabowo. “Gerakan bersama ini sangat ditunggu oleh industri pariwisata,” katanya.
GIPI DIY menilai pengawasan pemerintah menjadi kunci keberhasilan program. Monitoring diperlukan sejak perizinan hingga pelaksanaan di lapangan.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan proyek ‘gentengisasi’ yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, ini menjadi bagian untuk mendorong sektor pariwisata, melalui penataan lingkungan dan tata kota.
Ia menjelaskan arahan presiden melihat aspek kebersihan dan keindahan juga termasuk dalam penggunaan atap rumah yang kini masih banyak berbahan seng. “Semangatnya adalah pak Presiden berpendapat salah satu yang harus kita dorong adalah sektor pariwisata,” ujar Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 4 Februari 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....