Profil Calon Hakim MK Adies Kadir

  • 04 Feb 2026 10:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta: Adies Kadir terpilih menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Arief Hidayat. Diketahui Arief Hidayat telah pensiun pada Selasa, 3 Februari 2026 dalam usia 70 tahun.  

Adies sedang menanti pengambilan sumpah jabatan dihadapan Presiden Prabowo Subianto. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi belum mengumumkan jadwal pelantikan dan pengucapan sumpah Adies. 

"Mengenai Keppresnya sudah ditandatangani oleh Bapak Presiden. Belum untuk jadwal, ditunggu jadwal pelantikannya," kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi,  kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026. 

Pria kelahiran Balikpapan, Kalimantan Timur itu merupakan politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar). Namun ia melepas keanggotaannya sebagai kader Golkar setelah terpilih sebagai hakim MK.

Adies memiliki karir yang bagus sebagai anggota DPR dari daerah pemilihan (Dapil) 1 Jawa Timur yang meliputi Kota Surabaya dan Sidoarjo. Adies tercatat sebagai anggota DPR periode 2014-2019, dan menduduki posisi Ketua Mahkamah Kehormatan DPR (MKD). 

Selain MKD, ia menjadi anggota Komisi III DPR dan sempat dimutasi ke Komisi IX DPR yang membidangi ketenagakerjaan, kependudukan dan kesehatan. Kemudian kembali  melenggang ke Senayan untuk periode 2019-2024.

Pada periode tersebut, ia menempati sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI yang menangani bidang hukum, keamanan dan hak asasi manusia.  Adies kembali terpilih sebagai anggota DPR periode 2024-2029 dan menjadi Wakil Ketua DPR dari Fraksi Golkar.  

Ia bertugas membidangi koordinator bidang ekonomi dan keuangan yang meliputi Komisi XI. Selanjutnya Komisi XII, Komisi XIII, Badan Anggaran dan Badan Akuntabilitas Keuangan Negara.

Sidang paripurna menetapkan Adies sebagai hakim MK dan mencopot jabatannya sebagai Wakil Ketua DPR RI dan digantikan koleganya, Sari Yuliati. Kemudian, Sari dilantik dan diambil sumpah jabatan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Januari 2026.

Partai Golkar memastikan Adies telah mengundurkan diri dari partai berlambang pohon beringin baik sebagai pengurus maupun anggota partai. Pengunduran diri terkait terpilihnya Adies sebagai hakim MK.

Adapun latar pendidikan dikutip dari www.mpr.go.id, Adies Kadir menuntaskan S1 Teknik Sipil di Universitas Wijaya Kusuma tahun 1992. Ia juga telah menamatkan S1 Hukum di Universitas Merdeka, lulus 2003.

Adies melanjutkan pendidikan magister (S2 ) jurusan Hukum di Universitas Merdeka dan lulus 2007. Selanjutnya pascasarjana (S3) hukum di Universitas 17 Agustus dan lulus tahun 2017.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....