Lindungi Peternak, DPR Tekankan Kendali Penyakit Hewan

  • 31 Jan 2026 17:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto menekankan penguatan pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis. Penegasan disampaikan saat Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Balai Besar Veteriner Wates, Jumat (30/1/2026) kemarin.

Titiek Soeharto menyebut pengendalian PHMS penting menjaga produktivitas ternak dan keberlanjutan usaha peternak rakyat. Penyakit Mulut dan Kuku menjadi salah satu PHMS yang harus terus diwaspadai.

Menurutnya, pengalaman wabah sebelumnya menunjukkan perlunya sistem kesehatan hewan yang kuat dan berkelanjutan. “Subsektor peternakan masih menghadapi tantangan manajemen tradisional, biaya pakan, dan ancaman penyakit,” ucap Titiek dalam rilis resmi Kemensos.

Ia menilai Balai Besar Veteriner Wates berperan strategis dalam pengawasan dan pengendalian kesehatan hewan. Balai menjalankan fungsi laboratorium, diagnostik, surveilans, serta monitoring lalu lintas hewan.

Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana laboratorium dan alat identifikasi penyakit PMK. DPR juga menyoroti pentingnya peran Tenaga Harian Lepas dalam deteksi dini penyakit hewan.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda menyebut PHMS pilar perlindungan peternak nasional. Sistem kesehatan hewan yang kuat dinilai berdampak langsung pada produksi ternak dan ketahanan pangan.

Komisi IV DPR RI menyatakan siap mendukung pemenuhan vaksin PMK secara berkelanjutan. Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyebut pemerintah menyalurkan empat juta dosis vaksin PMK.

“Tren kasus PMK saat ini sudah melandai,” ucap Menteri Pertanian. Pemerintah menegaskan sinergi dengan DPR RI terus diperkuat menjaga keberlanjutan sektor peternakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....