WHO Apresiasi Performa Konsisten BPOM Untuk Regulasi Vaksin

  • 29 Jan 2026 21:26 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - World Health Organization (WHO) apresiasi performa konsisten Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia hingga menjadi WHO Listed Authority (WLA). Kini, BPOM telah sejajar dengan national regulatory authority (NRA) negara-negara maju.

Pejabat WHO, Hiiti Sillo menyebut perjalanan Indonesia menuju status WLA berlangsung panjang namun kolaboratif. Hal ini ia sampaikan melalui pesan video yang ditayangkan di acara WLA Extravaganza BPOM, Jakarta, 29 Januari 2026.

“WHO pertama kali mengevaluasi sistem regulasi vaksin BPOM pada tahun 2012. Selama bertahun-tahun, kami telah bekerja sama secara erat melalui benchmarking, pengembangan kapasitas, dan dialog rutin,” ucap Hiiti.

Dengan proses panjang, BPOM berhasil mencapai tingkat maturitas level 3 dalam regulasi vaksin pada tahun 2019. Akhirnya WHO mengakui performa konsisten dari Indonesia dalam sistem regulasi vaksin pada Desember 2025.

“Yang menonjol dalam pencapaian Indonesia bukan hanya kapasitas teknis, tetapi juga kepemimpinan, komitmen, dan keterbukaan terhadap perbaikan berkelanjutan. BPOM menunjukkan bahwa keunggulan regulasi dibangun seiring waktu melalui kualitas sistem yang efektif dan budaya pengambilan keputusan berbasis bukti,” ujarnya, menambahkan.

Di saat yang sama, Kepala BPOM Taruna Ikrar mengaku pencapaian tersebut sulit diraih. Namun setelah ditetapkan menjadi WLA, banyak manfaat yang dianggap akan didapat oleh Indonesia dari segi ekonomi hingga reputasi.

“Tentu ini susah didapatkan, buktinya kita sudah berjuang sejak 2012. Setidaknya ada banyak manfaat bagi Indonesia sebagai WHO Listed Authority," ujar Taruna.

Taruna juga menekankan pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif lintas generasi di BPOM. Ia menyebut upaya selama satu dekade terakhir akhirnya membuahkan hasil memuaskan berkat seluruh jajaran BPOM.

“Ini pekerjaan yang betul-betul diseriusi, penuh dedikasi. Saya tahu persis tim kami bekerja tanpa pamrih,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....