Bane Dorong Peran Strategis RRI Sukseskan Piala Dunia

  • 28 Jan 2026 19:36 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI Bane Raja Manalu menegaskan RRI memiliki peran strategis sebagai lembaga penyiaran publik milik negara. Menurutnya, RRI harus berada di garda terdepan dalam menyebarkan informasi positif kepada masyarakat.

Menjelang Piala Dunia 2026 yang akan disiarkan oleh TVRI, Bane menyebut RRI perlu mengambil peran aktif dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraannya. Selain itu, momentum tersebut dinilai penting untuk memperluas promosi UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif melalui siaran publik RRI.

“Kita menginginkan agar RRI di samping mensukseskan piala dunianya juga mensukseskan mitra kita yang lain, seperti UMKM, dan pariwisata. Mumpung perhatian se-Indonesia lagi fokus pada piala dunia yang disiarkan oleh TVRI tapi dibantu RRI dengan program-program siaran publiknya,” kata Legislator dari Fraksi PDIP ini kepada rri.co.id usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran pimpinan LPP RRI, TVRI, dan Kantor Berita Antara, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026. 

Bane juga menekankan kekuatan utama RRI terletak pada jangkauannya yang masih menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Anggota DPR RI dari Dapil Sumatra Utara III berpesan agar RRI selalu menyampaikan berita benar dan menumbuhkan optimisme nasional. 

“RRI ini sampai ke rumah-rumah rakyat orang lagi bertanipun masih membawa radio, sesuatu yang masih tradisional tapi masih terjadi. Ini yang harus tetap dijaga oleh RRI dan perlu menyampaikan berita yang benar, baik, dan bisa menambah optimisme Indonesia,” ucapnya.

Dari sisi pengawasan, Komisi VII mencermati komposisi anggaran RRI yang masih belum optimal. Bane menyoroti masih minimnya anggaran peremajaan peralatan siaran RRI dibanding belanja operasional dan pegawai.

Sebelumnya, Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo menyampaikan RRI memberikan dukungan penyelenggaraan siaran Piala Dunia melalui kolaborasi bersama TVRI. Ia menjelaskan RRI berperan sebagai sub-license dengan menyiarkan melalui siaran radio serta melengkapi program nonton bareng di daerah-daerah tertentu.

“Kita menjadi sub-license dimana kita akan menyiarkan di radio-radio kita. Kemudian kita juga akan melengkapi program nonton bareng di daerah-daerah yang tidak ada TVRI,” 

Hendrasmo mengatakan RRI memiliki titik siaran lebih banyak dibanding TVRI, sehingga mampu menjangkau wilayah yang belum tercover siaran televisi. Ia mencontohkan, daerah seperti Purwokerto dan Sorong akan difasilitasi kegiatan dengar bareng (Debar) dan nonton bareng.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....