RRI Kolaborasi dengan TVRI untuk Siaran Piala Dunia

  • 28 Jan 2026 16:54 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo menyampaikan RRI memberikan dukungan penyelenggaraan siaran Piala Dunia melalui kolaborasi bersama TVRI. Ia menjelaskan RRI berperan sebagai sub-license dengan menyiarkan melalui siaran radio serta melengkapi program nonton bareng di daerah-daerah tertentu.

“Kita menjadi sub-license dimana kita akan menyiarkan di radio-radio kita. Kemudian kita juga akan melengkapi program nonton bareng di daerah-daerah yang tidak ada TVRI,” ujarnya usai mengikuti RDP bersama Komisi VII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Januari 2026. 

Hendrasmo mengatakan RRI memiliki titik siaran lebih banyak dibanding TVRI sehingga mampu menjangkau wilayah yang belum tercover siaran televisi. Ia mencontohkan, daerah seperti Purwokerto dan Sorong akan difasilitasi kegiatan dengar bareng (Debar) dan nonton bareng.

Ia mengatakan untuk teknis mekanisme penyelenggaraan masih dalam persiapan. Hendrasmo menambahkan, rangkaian kegiatan Piala Dunia sendiri di RRI mencakup pra-acara, acara utama pada awal Juni hingga pertengahan Juli 2026, serta pasca-acara.

“Kita akan mempersiapkan semuanya, tapi intinya kita ada pre-eventnya, event awal Juni sampai 19 Juli. Tetapi kita juga ada pasca eventnya, melakukan review supaya ada dampak lebih banyak,” katanya. 

Hendrasmo menyatakan, Komisi VII berharap agar siaran Piala Dunia tidak hanya membahas olahraga tetapi berdampak pada sektor lain. Ia menegaskan, RRI akan menyesuaikan dan berupaya melibatkan UMKM, pariwisata, serta sektor Ekonomi Kreatif dalam kegiatan penyiaran.

Senada dengan itu, Ketua Komisi VII DPR RI Saleh Daulay berharap penyiaran Piala Dunia dapat benar-benar dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Ia menilai seluruh instansi penyiaran telah berkoordinasi baik dengan TVRI sebagai pemegang hak siar, sehingga target Presiden rakyat bahagia dapat tercapai.

Ia berharap, ruang-ruang kosong penyiaran TVRI dapat diisi RRI sehingga menjadi titik simpul yang baik. Menurutnya, RRI paling utama harus memperluas jangkauan siaran agar membantu penyiaran Piala Dunia secara nasional.

“Kita harapkan kan kalau RRI kan ruang-ruang kosong begitu kan gampang untuk diisi oleh RRI. Jadi mudah-mudahan itu bisa menjadi saya kira titik simpul yang bagus lah untuk TVRI,” ucapnya. 

Saleh juga mendorong penambahan program kreatif serta konten baru pada momen penyiaran Piala Dunia tersebut. Konten tersebut diharapkan menambah atraksi dan minat masyarakat untuk mendengar siaran Piala Dunia secara luas.

Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan dari 11 Juni sampai 19 Juli 2026 di tiga negara, Kanada, Amerika Serikat dan Meksiko. Turnamen ini akan menjadi edisi ke-23 Piala Dunia sepak bola putra dan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah karena akan diikuti oleh 48 tim.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....