Bahlil Tegaskan Pelantikan Anggota DEN Perkuat Keberlanjutan Agenda Energi Nasional
- 28 Jan 2026 16:46 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRRI.CO.ID, JAKARTA - Ketua Harian Dewan Energi Nasional (DEN), Bahlil Lahadalia menegaskan pelantikan anggota DEN bukan awal kerja baru. Pelantikan ini merupakan penguatan keberlanjutan agenda energi nasional.
Bahlik menyebut, DEN telah bekerja menyusun berbagai tahapan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN). DEN juga telah menyusun berbagai kebijakan strategis sektor energi.
“Ini bukan kita baru kerja, kita sudah kerja dengan membangun beberapa tahapan RUEN. Sampai membangun berbagai kebijakan, termasuk di dalamnya pembangunan energi baru terbarukan dan juga mendorong untuk pakai tenaga nuklir,” ujar Bahlil usai pelantikan 15 anggota DEN oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 28 Januari 2026.
Menurut Bahlil, DEN selama ini telah menjalankan berbagai agenda kebijakan energi secara berkesinambungan. Fokus kebijakan tersebut mencakup pengembangan energi baru terbarukan hingga pemanfaatan tenaga nuklir.
Ia berharap pelantikan anggota DEN dapat mempercepat penyelesaian seluruh agenda strategis energi nasional. Seluruh kebijakan tersebut akan dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Dengan harapan dengan pelantikan hari ini, semuanya bisa kita selesaika. Sudah barang tentu sesuai dengan arahan dan kebijakan Bapak Presiden,” ucap Bahlil.
Bahlil menegaskan struktur kepemimpinan DEN berada langsung di bawah Presiden. Ia menyebut perannya sebagai Ketua Harian hanya menjalankan tugas operasional saat Presiden berhalangan.
Ia juga menekankan kepemimpinan Presiden menjadi kunci arah kebijakan energi nasional. Seluruh anggota DEN akan bekerja kolaboratif mendukung agenda tersebut.
Bahlil turut menyinggung kompetensi anggota DEN dari pemangku kepentingan yang dinilai berpengalaman di sektor energi. “Ini Pak Satya, salah satu anggota yang terpilih, beliau mantan pimpinan Komisi VII, dan punya karya banyak di bidang energi,” ucap Bahlil.
Selain itu, Bahlil menilai anggota lainnya juga memiliki kapasitas mumpuni. Kolaborasi lintas latar belakang diharapkan memperkuat kebijakan energi ke depan.
“Kemudian Ibu, Sri Peni Inten, juga mempunyai kompetensi yang di atas rata-rata tentang pemahaman energi. Bapak-bapak dan Ibu inilah yang akan membantu kami bersama-sama untuk berkolaborasi dalam membangun ke depan," ujar Menteri ESDM itu.
Sebelumnya, delapan anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan telah disetujui DPR RI pada 25 November 2025. Persetujuan tersebut diberikan setelah seluruh calon mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menyatakan proses fit and proper test dilakukan pada 20 November 2025. Uji kelayakan tersebut diikuti oleh 16 calon anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan.
“Komisi XII DPR RI melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan fit and proper test. Terhadap calon anggota Dewan Energi Nasional dari pemangku kepentingan periode 2026-2030 pada tanggal 20 November 2025,” kata Bambang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....