Pedagang Daging Sapi akan Berjualan Kembali
- 22 Jan 2026 16:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memastikan pedagang daging sapi kembali berjualan besok. Kepastian disampaikan usai aksi mogok jualan pedagang daging sapi, Kamis (22/1/2026).
Amran mengatakan pemerintah telah bertemu dengan perwakilan pedagang daging sapi. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan pedagang kembali berjualan sesuai aturan.
Ia menegaskan kesepakatan dicapai setelah komunikasi dilakukan sejak malam sebelumnya. Pedagang sepakat menjalankan ketentuan harga sesuai regulasi pemerintah.
"Tadi sudah sepakat harus berjalan sesuai regulasi yang ada. Tadi malam sudah ketemu, sudah sepakat jual, jual lagi," ucap Amran dalam jumpa pers resmi di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (22/1/2026).
Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag), Iqbal Shoffan Shofwan menyebut pedagang siap berjualan lagi. Dengan syarat jika tuntutan mereka dipenuhi.
Pedagang tidak ingin menjual daging sapi di atas harga acuan pemerintah. Iqbal menjelaskan pedagang ingin harga jual daging sesuai harga acuan Rp140 ribu per kilogram.
Pedagang kemudian berkonsultasi dengan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Menurutnya, solusi teknis telah dibahas bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Ia berharap solusi tersebut membuat pedagang kembali berjualan mulai besok. "Kan pedagang itu concern-nya itu adalah tidak ingin menjual daging-daging itu di atas harga acuan Rp140 ribu per kg kan," ucap Iqbal.
Sebelumnya, pedagang daging sapi se-Jabodetabek melakukan aksi mogok jualan sejak Kamis (22/1/2026). Aksi dilakukan sebagai protes atas tingginya harga daging sapi.
Aksi mogok jualan terjadi di Pasar Klender SS dan Pasar Jatinegara, Jakarta Timur. Pedagang menyebut mogok jualan direncanakan berlangsung selama tiga hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....