Penguatan Ideologi Pancasila Jadi Fondasi Indonesia Emas

  • 22 Jan 2026 14:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta – Direktur Pelaksanaan Diklat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Sadono Sriharjo mengatakan, Pancasila merupakan fondasi utama Indonesia Emas 2045. Menurutnya, nilai kebangsaan harus terus diinternalisasi menghadapi tantangan global dan perubahan zaman.

“Pancasila adalah fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanpa penguatan ideologi, Indonesia Emas sulit diwujudkan,” kata Sadono dalam acara sarasehan nasional di Auditorium Yusuf Ronodipuro Radio Republik Indonesia (RRI), Jakarta, Kamis 22 Januari 2026.

Menurutnya, penguatan ideologi perlu dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan. Nilai Pancasila harus hidup dalam perilaku masyarakat dan kehidupan bernegara.

“Penguatan ideologi tidak berhenti pada pemahaman konsep semata. Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ia mengatakan, tantangan ideologis semakin kompleks di tengah dinamika global. Karena itu, penguatan Pancasila menjadi kebutuhan strategis bangsa.

“Pancasila menjadi perekat bangsa di tengah perbedaan. Nilai ini menjaga Indonesia tetap utuh dan berdaulat,” ucapnya.

Sadono berharap, seluruh elemen bangsa berperan aktif memperkuat ideologi Pancasila. Upaya ini diyakini menjadi fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Pandangan serupa disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Minnatul Huda Plered Purwakarta, K.H. Abdul Wahid. Menurutnya, Pancasila selaras dengan nilai keagamaan dan kemanusiaan universal.

"Penguatan Pancasila penting menjaga persatuan di tengah perbedaan dan perkembangan teknologi. Nilai kemanusiaan, keadilan, dan tanggung jawab sosial harus menjadi pijakan berbangsa," ucapnya.

Abdul Wahid mengatakan. pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan siap berperan menanamkan nilai Pancasila. Sinergi negara, aparatur, dan masyarakat dinilai kunci menghadirkan Indonesia Emas berlandaskan moral dan kebangsaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....