Fakta-Fakta Puting Beliung Bogor Hempaskan Sayap Pesawat Bekas

  • 30 Des 2025 09:53 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Bogor: Angin puting beliung menerjang Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (29/12/2025). Peristiwa tersebut menyebabkan bagian sayap pesawat bekas terhempas dan menimpa permukiman warga.

Dalam video yang viral di media sosial Tiktok @Lelanguan terdengar warga bingung menanyakan apa yang menimpa rumahnya. “eh, itu apa? itu putih, nyangkut di genteng,” ucap seseorang di dalam video sambil memperlihatkan sayap pesawat tersebut.

Berikut fakta-fakta peristiwa puting beliung di Desa Pondok Udik, Kemang, Bogor:

- Waktu Kejadian

Puting beliung terjadi pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Hal ini disampaikan Kepala Desa Pondok Udik, M Sutisna yang menyebut peristiwa berlangsung sangat singkat.

“Hari ini jam 14.30 terjadi puting beliung yang sangat singkat, kurang lebih tidak ada dua menit kejadian ini, langsung membawa terbang bagian bangkai pesawat tersebut,” ucap Sutisna.

- Sumber benda yang terhempas

Potongan sayap pesawat bekas yang berasal dari gudang penampungan atau “kuburan” pesawat. Gudang itu berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.

- Dampak pada rumah warga

Sayap pesawat menimpa sedikitnya dua rumah dan tersangkut di atap dengan posisi menggantung. Sementara, dari dampak puting beliung sendiri merusak warung dan 30 rumah warga di lokasi.

"Kerusakan sedang dilakukan pendataan karena kalau kami lihat kerusakan ada yang mencapai 100 persen rumah tersebut hancur. Minimal 50 persen daripada kerusakan rumah tersebut,” kata Suutisna.

Ia menyebut, rata-rata kerusakan terjadi di bagian atap. Selain itu, juga ada bagian dinding yang hancur.

- Kondisi warga

Tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut, seluruh warga dilaporkan selamat. “Tidak ada korban jiwa, namanya ini kerusakannya lebih ke arah fisik daripada rumah-rumah tersebut” ujar Sutrisna.

- Langkah penanganan

Hingga malam hari, sayap pesawat belum dievakuasi dan masih menunggu alat berat. Pemerintah desa berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Muspika, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Evakuasi akan dilakukan menggunakan crane bekerja sama dengan pemilik gudang pesawat bekas. Crane akan mengangkat bagian daripada pesawat tersebut, yang menimpa rumah warga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....