Persatin Tegaskan Komitmen Penyelamatan Lingkungan dan Pemulihan Ekologi
- 09 Des 2025 06:41 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Pemerhati Satwa Indonesia (Persatin) menegaskan komitmennya dalam penyelamatan lingkungan dan pemulihan fungsi ekologi. Salah satunya melalui meluncurkan program Pahlawan Penyelamat Bumi Indonesia.
Komitmen tersebut ditandai dengan penyerahan bibit tanaman Ficus kepada UPTD Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (SPTH) Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat di Sumedang. Bibit yang diserahkan meliputi Ficus microcarpa, Ficus drupacea, serta beberapa jenis Ficus lainnya yang memiliki nilai ekologis tinggi.
Kepala UPTD SPTH Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dede Mahmiludin mengapresiasi langkah Persatin dalam mendukung rehabilitasi hutan dan lingkungan. Ia menegaskan, tanaman Ficus memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
“Kami menyambut baik program Pahlawan Penyelamat Bumi Indonesia dari Persatin. Bibit Ficus ini sangat membantu upaya peningkatan kualitas perbenihan dan mendukung rehabilitasi hutan serta lingkungan di Jawa Barat,” kata Dede Mahmiludin dalam keterangannya, Selasa (9/12/2025).
Sementara, Ketua Umum Persatin, Andiyani, menegaskan bahwa program tersebut merupakan gerakan jangka panjang, bukan sekadar kegiatan simbolis. Menurut Andiyani, edukasi menjadi kunci agar penghijauan berjalan efektif.
“Ini bukan kegiatan seremonial. Persatin berkomitmen terlibat aktif dalam pemulihan lingkungan. Setelah penyerahan bibit, kami akan melanjutkan kolaborasi berupa penyuluhan dan pelatihan cara menanam pohon secara tepat,” ucap Andiyani.
Disisi lain, Ketua Dewan Pembina Persatin, Wanda Syahputra menegaskan gerakan tersebut akan diperluas secara nasional. Ia menambahkan, program ini merupakan bentuk nyata komitmen Persatin terhadap lingkungan.
“Kegiatan pemberian bibit ini akan kami lakukan secara rutin kepada instansi pemerintah, komunitas lingkungan hingga organisasi pecinta alam. Ini aksi nyata kami untuk mewujudkan Indonesia hijau sebagai bakti kepada Ibu Pertiwi,” kata Wanda.
Lebih lanjut, Wanda menjelaskan program tersebut dirancang untuk meningkatkan tutupan vegetasi ekologis, menyediakan habitat bagi satwa. Salah satunya dengan melalui tanaman genus Ficus serta mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....