Kurban Tercatat Turunkan Kesenjangan Konsumsi Daging Masyarakat
- 09 Jun 2025 21:29 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Distribusi daging kurban yang sempurna dapat menurunkan kesenjangan konsumi daging di masyarakat. Terutama ke daerah-daerah yang minim mengkomsumsi daging.
Data Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS) menunjukkan masih tingginya kesenjangan konsumsi daging di Indonesia. Tahun 2024, rata-rata penduduk di persentil tertinggi (satu persen kelas terkaya) mengonsumsi 4,71 kg per kapita per tahun.
“Jumlah itu, 517 kali lebih tinggi dari rata-rata konsumsi daging penduduk di persentil terendah. Yaitu satu persen kelas termiskin yang hanya mengonsumsi 0,009 kg daging per kapita per tahun,” kata Peneliti IDEAS, Haryo Majapahit, Senin (9/6/2025).
Baca Juga:
Menko Airlangga: Pertumbuhan Ekonomi Dunia Terpangkas 0,5-0,7 Persen
Kesepakatan IEU-CEPA Rampung, Ekspor Diproyeksi Naik 50 Persen
Konsumsi daging yang dimaksud meliputi daging domba, kambing dan sapi. Menurut Haryo, kesenjangan itu dapat dikurangi jika rekayasa sosial dalam pendistribusian daging kurbang dilakukan dengan sempurna.
“Artinya menyasar ke daerah yang minim mengkonsumsi daging. Oleh karena itu, kami selalui menyarakankan agar kurban diarahkan ke daerah yang konsumsi dagingnya rendah,” ucap Haryo.
Langkah itu, berdasarkan kajian IDEAS, dapat menurunkan kesenjangan konsumsi daging dari 0,61 menjadi 0,40. “Penurunan ini cukup signifikan untuk mengurangi gap konsumsi daging yang diukur berdasarkan rasio gini,” ujarnya.
IDEAS memperkirakan tahun ini terdapat 90,91 juta mustahik prioritas atau yang orang paling berhak menerima daging kurban. Sebanyak 5,69 juta mustahik berasal dari kelompok miskin ekstrim dan12,96 juta dari kelompok masyarakat miskin.
Sedangkan mustahik dari kelompok masyarakat hampir miskin sebanyak 20,21 juta orang. Selebihnya dari kelompok masyarakat rentan miskin sebanyak 52,04 juta orang.
Sementara potensi daging kurban untuk tahun ini diperkirakan mencapai 101,1 ribu ton. Berasal dari perkiraan jumlah kebutuhan hewan kurban kambing dan domba sebanyak 1,1 juta ekor, serta sapi 503 ribu ekor.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....