Banjir Landa Delapan Kecamatan di Kabupaten Tangerang

  • 30 Jan 2025 01:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Tangerang: Banjir melanda delapan kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang dan mengakibatkan 5.535 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Mayoritas wilayah yang terendam hingga satu meter itu berada dalam proyek PIK2.

"Sebelum adanya proyek PIK2, walaupun hujan sangat lebat banjir tidak setinggi seperti sekarang ini. Saat ini, daerah resapan banyak yang hilang karena diuruk," kata Dullah, warga Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Rabu (29/1/2025).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Ujar Sudrajat, membenarkan hal itu. Ia mengatakan, selama dua hari terakhir ribuan rumah di Kabupaten Tangerang terdampak banjir.

Lokasi permukiman warga yang terendam banjir tersebar di delapan kecamatan. Selain intensitas hujan yang tinggi banjir juga disebabkan meluapnya sungai-sungai yang melintasi Kabupaten Tangerang.

"Lima kecamatan yang terendam banjir berada di wilayah pesisir Pantai Utara Kabupaten Tangerang. Pertama, Kecamatan Kronjo, Mauk, Sepatan, Sepatan Timur, Pakuhaji, dan Kosambi," ujarnya.

Ketinggian banjir, sambung Ujat, mulai dari selutut orang dewasa hingga satu meter. Sementara, tiga kecamatan lainnya yang terdampak banjir adalah Kecamatan Pasar Kemis, Rajeg dan Gunung Kaler.

"Jumlah warga yang terdampak banjir sedikitnya ada 5.535 KK. Sebagian di antaranya terpaksa mengungsi," kata Ujat.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan pada BPBD Kabupaten Tangerang, Agun Guntara menambahkan, banjir di Kecamatan Pasar Kemis dan Rajeg akibat adanya tanggul jebol. Namun, banjir terparah di Perumahan Duta Bandara Permai, Kecamatan Kosambi.

"Premukiman di RW 09 hingga 13 yang terdampak banjir sebanyak 2.500 KK. Kemudian, di Desa Gelam Jaya RT 01 RW 015, Kecamatan Pasar Kemis sebanyak 410 KK," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....