Heboh Jajanan Latiao, Jajanan Asal China yang Menyebabkan Keracunan

  • 03 Nov 2024 20:40 WIB
  •  Bandar Lampung

KBRN, Bandarlampung: Belakangan ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kehadiran jajanan latiao yang menjadi viral di berbagai platform media sosial. Makanan ringan yang berasal dari Tiongkok ini menarik perhatian karena rasanya yang gurih dan pedas, membuat banyak orang, terutama anak-anak, menjadi ketagihan.

Namun popularitas latiao harus terhenti setelah munculnya sejumlah kasus keracunan yang menimpa anak-anak sekolah dasar di tujuh wilayah di Indonesia. Kasus ini bahkan ditetapkan oleh BPOM sebagai Kejadian Luar Biasa keracunan Pangan (KLBKP), mengingat dampak serius yang ditimbulkan pada kesehatan konsumennya.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menarik dan menghentikan peredaran produk jajanan impor asal China bernama Latiao. Hasil uji laboratorium menunjukkan, Latiao tercemar bakteri Bacillus cereus. Pencemaran ini menyebabkan kejadian luar biasa keracunan pangan (KLB KP) di tujuh wilayah Indonesia yakni di Lampung, Sukabumi, Wonosobo, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Pamekasan, dan Riau.

Kebanyakan korban jajanan viral tersebut usia anak sekolah dasar. Meski begitu, jajanan viral tersebut sebetulnya marak dikonsumsi melalui hand carry atau bawaan langsung dari negara asalnya, China.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM RI) Taruna Ikrar pun mengimbau masyarakat untuk berhenti mengonsumsi cemilan tersebut hingga hasil investigasi terkait makanan asal China itu keluar.

Disebutkan bahwa, dalam empat jajanan viral la tiao ditemukan bakteri bacillus cereus yang bisa memicu sejumlah keluhan mulai dari mual, muntah, hingga fatalnya sesak napas.

Saat ini terdapat empat jenis la tiao yang ditemukan mengandung bakteri tersebut adalah:

1. C&j Candy Joy Latiao
2. Luvmi Hot Spicy Latiao
3. KK Boy Latiao
5. Lianggui Latiao

BPOM juga meminta masyarakat yang sudah membeli dan menyimpan cemilan tersebut agar membuangnya dan tidak mengonsumsinya untuk menghindari risiko. Pihaknya juga menarik 73 produk latiao yang terdaftar di BPOM.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....