IHSG Ditutup Menguat, BREN dan AMMN Topang Indeks

  • 28 Feb 2026 11:55 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan pekan ini. Pada Jumat 27 Februari 2026, IHSG menguat tipis 0,22 poin atau 0,001 persen ke posisi 8.235,48.

Dikutip dari Bloomberg Technoz, penguatan tersebut terjadi setelah IHSG sempat mengalami tekanan cukup dalam sejak pagi hingga siang hari. Indeks bahkan menyentuh level terendah di 8.093,74 sebelum akhirnya berbalik arah dan rebound menjelang penutupan perdagangan.

Sementara itu, level tertinggi intraday tercatat di posisi 8.246,95 yang terjadi saat awal pembukaan Bursa. Dengan capaian ini, IHSG berhasil menghindari pelemahan tajam yang sebelumnya nyaris mencapai 2 persen secara point-to-point.

Dari sisi transaksi, volume perdagangan tercatat mencapai 47,64 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp38,24 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 2,52 juta kali transaksi. Sebanyak 341 saham menguat, 315 saham melemah, dan 163 saham stagnan.

Penguatan IHSG ditopang sektor perindustrian, konsumen nonprimer, serta barang baku yang masing-masing naik 4,47 persen, 2,87 persen, dan 1,87 persen.

Berdasarkan data Bloomberg, rebound IHSG didorong kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps), terutama saham Barito Renewables Energy (BREN), disusul Amman Mineral Internasional (AMMN) dan Barito Pacific (BRPT).

Saham BREN ditutup menguat 375 poin atau naik 4,77 persen ke level Rp8.225 per saham, dengan total 35 juta saham diperdagangkan senilai Rp290 miliar.

Sementara itu, saham AMMN melesat 350 poin atau 4,7 persen ke posisi Rp7.650 per saham dengan volume transaksi mencapai 48 juta saham senilai Rp367 miliar.

Adapun saham BRPT turut menguat 40 poin atau 2,05 persen ke level Rp1.990 per saham, dengan nilai transaksi mencapai 312 juta saham senilai Rp164 miliar.

Selain ketiga saham tersebut, sejumlah emiten lain juga memberikan kontribusi positif terhadap IHSG. Di antaranya Bakrie and Brothers (BNBR), MNC Digital Entertainment (MSIN), MD Entertainment (FILM), Vale Indonesia (INCO), Energi Mega Persada (ENRG), Impack Pratama Industri (IMPC), dan Merdeka Copper Gold (MDKA).

Saham-saham LQ45 juga ikut menopang pergerakan indeks. Beberapa di antaranya seperti PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), serta PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) tercatat menguat pada perdagangan hari ini.

Secara keseluruhan, pergerakan IHSG menunjukkan pasar masih memiliki daya tahan di tengah tekanan intraday, dengan dukungan kuat dari saham-saham berkapitalisasi besar dan sektor unggulan.

Rekomendasi Berita