Bupati Nabire Mesak Magai Tegas Larang Peredaran Miras
- 05 Mar 2026 05:14 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Pemerintah Kabupaten Nabire mengambil langkah preventif menjelang dua momentum besar keagamaan tahun 2026. Mesak Magai menerbitkan instruksi resmi yang membatasi secara tegas aktivitas penjualan, distribusi, hingga konsumsi minuman beralkohol di seluruh wilayah Nabire.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Instruksi Bupati Nabire Nomor: 100.3.4.2/320/Set yang ditetapkan pada 4 Maret 2026. Aturan ini diterbitkan dalam rangka menciptakan suasana aman dan tertib menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang jatuh pada 20 Maret 2026 serta Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 pada 19 Maret 2026.
Dalam instruksi itu ditegaskan bahwa seluruh distributor, pengecer, hingga pengelola tempat hiburan malam wajib menghentikan aktivitas yang berkaitan dengan minuman keras beralkohol. Tidak hanya pelaku usaha, masyarakat juga diminta untuk tidak mengonsumsi miras selama masa pemberlakuan kebijakan.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang kerap meningkat menjelang hari-hari besar keagamaan.
Pemerintah daerah menilai suasana kondusif menjadi faktor penting agar umat Islam dapat menjalankan ibadah Idul Fitri dengan khusyuk, dan umat Hindu dapat melaksanakan rangkaian Hari Suci Nyepi dengan tenang.
Selain menjaga ketertiban, kebijakan ini juga menjadi simbol komitmen Pemkab Nabire dalam merawat toleransi antarumat beragama di Papua Tengah. Stabilitas keamanan dinilai sebagai fondasi utama bagi terciptanya keharmonisan sosial.
Bupati Nabire mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta aparat keamanan untuk bersama-sama mengawal kebijakan tersebut. Partisipasi aktif masyarakat diharapkan mampu mencegah potensi pelanggaran dan menjaga situasi tetap terkendali.
Dengan adanya pembatasan ini, Pemerintah Kabupaten Nabire berharap perayaan Idul Fitri dan Nyepi tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.