Bupati TRK Hadiri Rapat Dewan Pengurus APKASI, Ajak Mendagri ke Nagan Raya
- 06 Mar 2026 14:13 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., yang akrab disapa TRK, menghadiri Rapat Dewan Pengurus I Tahun 2026 serta buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI). Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Raffles Jakarta pada Kamis, 5 Maret 2026.
Dalam kepengurusan organisasi tersebut, Bupati TRK tercatat sebagai salah satu dari tiga bupati di Provinsi Aceh yang dipercaya menjadi bagian dari jajaran pengurus APKASI. Kehadiran TRK dalam forum strategis tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Di sela-sela kegiatan, Bupati TRK juga sempat berbincang langsung dengan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian.
Dalam pertemuan tersebut, TRK menyampaikan perkembangan serta proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh, khususnya di Kabupaten Nagan Raya, pasca terjadinya bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Bupati TRK berharap Kabupaten Nagan Raya terus mendapat perhatian dan dukungan dari pemerintah pusat, terutama dalam upaya pemulihan daerah yang terdampak bencana.
Selain itu, dalam perbincangan tersebut TRK juga menyinggung terkait Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang sebelumnya sempat dijanjikan oleh pemerintah pusat untuk Provinsi Aceh.
Ia berharap dana tersebut dapat segera disalurkan agar pemerintah daerah dapat melakukan proses pergeseran anggaran secara cepat guna mempercepat pembangunan dan pemulihan daerah.
“Harapan kita tentu agar dukungan dari pemerintah pusat dapat terus mengalir, terutama dalam percepatan pembangunan daerah dan pemulihan pasca bencana di Aceh, khususnya di Kabupaten Nagan Raya,” ujar TRK.
Di akhir pertemuan, Bupati TRK juga mengundang Menteri Dalam Negeri untuk berkunjung langsung ke Kabupaten Nagan Raya.
“Kami mengundang Bapak Mendagri untuk berkunjung ke Nagan Raya, guna melihat secara langsung kondisi wilayah yang terdampak bencana serta perkembangan upaya pemulihan yang sedang dilakukan oleh pemerintah daerah,” imbuhnya.