Kemendikdasmen Perkuat SDM Vokasi Lewat Pelatihan dan Kursus

  • 29 Sep 2025 22:56 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memperkuat sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan vokasi. Salah satunya dengan meluncurkan Program Pelatihan 1.100 Instruktur Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza mengatakan program ini untuk mendorong peningkatan kompetensi instruktur. Ia mengatakan, program ini sebagai meningkatkan gerakan budaya belajar sepanjang hayat dan budaya membangun kualitas secara bersama-sama.

“Peluncuran Program Pelatihan 1.100 Instruktur LKP hari ini merupakan wadah yang tepat dalam mendorong peningkatan kompetensi instruktur. Program ini bukan hanya peningkatan kapasitas atau kompetensi, tetapi juga gerakan budaya yakni budaya saling berbagi praktik baik, budaya belajar sepanjang hayat, dan budaya membangun kualitas bersama-sama,” kata Fajar Riza saat memberikan sambutan di acara Peluncuran Program Pelatihan 1.100 Instruktur LKP di Kantor Kemendikdasmen di Jakarta, Senin (29/9/2025).

Lebih lanjut, Fajar menekankan pelatihan instruktur LKP merupakan amanah Sisdiknas 2003 untuk memperkuat SDM melalui jalur pendidikan. Fajar menegaskan kursus dan pelatihan ini dapat memungkinkan SDM vokasi untuk bergerak lebih cepat, fleksibel, dan dekat dengan kebutuhan dunia kerja.

“Pada jalur nonformal, melalui kursus dan pelatihan pendidikan, merupakan pegangan yang sangat strategis terutama dalam menjawab kebutuhan keterampilan yang cepat yang berubah sesuai dengan tuntutan zaman. Sehingga mampu mencapai pembangunan SDM yang lebih tepat sasaran,” ucap Fajar.

Sementara, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Vokasi PKPLK) Kemendikdasmen Tatang Muttaqin menjelaskan pelatihan ini dilaksanakan di 70 lokasi dengan delapan bidang keterampilan. Delapan bidang tersebut yakni desain grafis, pemasaran digital, aplikasi perkantoran, tata rambut, barista, teknik motor konvensional, teknik motor listrik, serta tata busana.

"Semoga upaya kita bersama membawa manfaat yang lebih besar untuk penguatan pendidikan vokasi di Indonesia. Salah satunya melalui peningkatan kapasitas instruktur menuju pendidikan bermutu untuk semua,” ucap Tatang Muttaqin.

Rekomendasi Berita