Jejak Kebaikan dari Jaya Perabot untuk Korban Banjir
- 03 Des 2025 22:13 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh: Di tengah kepungan banjir bandang yang melanda Nagan Raya dan Aceh Barat, masih ada cahaya kebaikan yang menyelinap di antara pilu para korban. Bencana memang merenggut harta dan memporak-porandakan kehidupan, tetapi tidak pernah mampu memadamkan hati manusia yang terpanggil untuk membantu sesama.
Bagi sebagian orang, berbagi bukan sekadar memberi; ia adalah cara merajut kemanusiaan dan mengharap rida Ilahi.
Hari ini, langkah dermawan datang dari para pengusaha perabot. Mereka hadir tanpa pamrih, mengulurkan tangan di saat masyarakat membutuhkan sentuhan harapan. Supri, pemilik Jaya Perabot Meulaboh, bersama seluruh cabangnya, menjadi bagian dari barisan yang memilih untuk tidak tinggal diam.
Muhammad, adik kandung pemilik toko Jaya Perabot, menceritakan bagaimana keluarga mereka turun langsung membantu para korban banjir.
“Kami menyalurkan 90 sak beras, 30 ‘sangkak’ telur, 30 dus mi instan, 30 lempeng garam, dan 30 jeriken minyak makan,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).
Bantuan itu dikirimkan ke sejumlah titik terdampak, termasuk Beutong Ateuh, wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau karena akses jalan terputus.
Tidak hanya berhenti di situ, Toke Jaya Perabot Meulaboh juga bergerak ke Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, serta Kecamatan Woyla, Aceh Barat. Desa demi desa mereka datangi, memastikan bantuan sampai ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan.
“Sore ini rencana kami akan ke Desa Lamie di Kecamatan Darul Makmur. Kami dengar di sana masih ada warga yang belum tersentuh bantuan,” kata Muhammad, yang sejak pagi sudah berada di lapangan.
Di antara serpihan kayu rumah yang hanyut, pakaian basah, dan air mata kehilangan, kehadiran para dermawan seperti Supri dan keluarganya adalah bukti bahwa solidaritas tidak pernah tenggelam. Justru dalam situasi paling gelap, manusia menemukan cahaya terbaiknya, cahaya yang bernama kepedulian.