Founder Sabotik: Pemilahan Sampah Jadi Kunci Pengelolaan Plastik
- 10 Mar 2026 12:33 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh: Kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah plastik dinilai mulai meningkat, namun masih membutuhkan partisipasi yang lebih luas. Hal ini disampaikan founder Sabotik, Zainuddin, yang selama beberapa tahun terakhir mengembangkan usaha daur ulang plastik menjadi produk furniture.
Menurut Zainuddin, persoalan sampah plastik tidak bisa diselesaikan hanya oleh sebagian kelompok masyarakat. Sebab setiap orang menghasilkan sampah dalam kehidupan sehari-hari.
“Gerakan peduli lingkungan ini harus dilakukan bersama. Karena setiap orang menghasilkan sampah, maka semua pihak harus ikut berperan,” ujarnya kepada RRI Meulaboh.
Ia menilai salah satu langkah penting yang masih menjadi tantangan di masyarakat adalah pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Tanpa pemilahan, proses pengolahan sampah menjadi jauh lebih sulit dan membutuhkan biaya lebih besar.
“Kalau masyarakat sudah memilah sampah, misalnya mana plastik dan mana organik, maka proses daur ulang akan jauh lebih mudah dilakukan,” katanya.
Zainuddin menambahkan, dalam usaha daur ulang yang dijalankannya, ketersediaan bahan baku plastik yang bersih sangat menentukan kualitas produk yang dihasilkan. Selain itu, tantangan lain adalah masih adanya keraguan sebagian masyarakat terhadap produk yang berasal dari bahan daur ulang.
“Tidak semua orang siap menggunakan produk recycle. Karena itu kami harus memastikan kualitas produk tetap baik dan bisa digunakan seperti produk konvensional,” ujarnya.
Ia berharap semakin banyak masyarakat dan generasi muda yang peduli terhadap lingkungan serta berani melakukan inovasi dalam pengelolaan sampah plastik. “Kalau semakin banyak orang yang bergerak di bidang ini, maka jumlah sampah plastik di lingkungan kita bisa berkurang,” katanya.