Populasi Kerbau Jantan di Aceh Barat Menipis, Permintaan Daging Terus Meningkat

  • 04 Mar 2026 08:26 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Populasi hewan ternak kerbau jantan di Kabupaten Aceh Barat dilaporkan mulai menipis akibat tingginya tingkat pemotongan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan daging di pasaran. Hal tersebut disampaikan salah seorang pengusaha ternak kerbau di Meulaboh, Ali Usman, Kamis 5 Maret 2026.

Menurutnya, tingginya permintaan daging kerbau jantan menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan jumlah ternak jantan semakin berkurang di wilayah tersebut.

“Permintaan daging kerbau jantan di pasar cukup tinggi, sehingga pemotongan setiap hari juga meningkat. Kondisi ini membuat populasi kerbau jantan di Aceh Barat semakin menipis,” kata Ali Usman.

Ia menjelaskan, jika dilihat dari aktivitas pemotongan di Rumah Potong Hewan (RPH) Meulaboh, sebagian besar kerbau yang dipotong setiap harinya didominasi oleh kerbau jantan. Hal ini karena daging kerbau jantan dinilai memiliki kualitas yang lebih baik serta lebih diminati oleh konsumen di pasar.

Meski demikian, pemotongan kerbau betina yang masih produktif sebenarnya tidak diperbolehkan, karena ternak betina memiliki peran penting dalam menjaga dan meningkatkan populasi kerbau di masa mendatang.

“Kerbau betina yang masih produktif dan masih bisa beranak sebenarnya tidak boleh dipotong, karena itu menjadi sumber untuk menjaga keberlanjutan populasi ternak,” jelasnya.

Ali menambahkan, tingginya minat masyarakat terhadap daging kerbau jantan menyebabkan permintaan di pasar terus meningkat dari hari ke hari. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap ketersediaan ternak jantan yang semakin terbatas.

Ia berharap adanya perhatian dari pemerintah maupun para peternak untuk menjaga keseimbangan populasi ternak kerbau, terutama melalui pengaturan pemotongan serta peningkatan program pembibitan agar populasi kerbau di Aceh Barat tetap terjaga di masa mendatang.




Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita