Bupati Simeulue Luncurkan Program UPSUS Tanam Komoditas Cepat Panen

  • 06 Mar 2026 03:47 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Simeulue - Bupati Simeulue, Mohammad Nasrun Mikaris, meluncurkan Program Upaya Khusus (UPSUS) melalui gerakan tanam komoditas cepat panen dan cepat menghasilkan sebagai langkah strategis menanggulangi kemiskinan sekaligus mengendalikan inflasi daerah. Peluncuran program tersebut berlangsung di Aula Lantai III Setdakab Simeulue, Kamis 5 Maret 2026.

Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Simeulue ini difokuskan pada pengembangan komoditas pertanian dengan masa panen relatif singkat. Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah kepulauan itu.

Bupati Simeulue yang akrab disapa Monas mengatakan ketahanan pangan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas inflasi daerah. Menurutnya, selama ini budaya hortikultura di Simeulue belum berkembang secara optimal, meskipun pemerintah telah memberikan dukungan melalui penyediaan berbagai alat dan mesin pertanian (alsintan) yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Ketahanan masyarakat kita sangat menentukan kondisi inflasi. Selama ini budaya hortikultura di daerah kita belum sepenuhnya berkembang, namun pemerintah telah membantu dengan penyediaan alsintan yang bisa dipinjam-pakai masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa program UPSUS tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Program ini juga akan disinergikan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digalakkan pemerintah.

Ia berharap kebutuhan bahan pangan untuk dapur SPPG di Kabupaten Simeulue nantinya dapat dipenuhi dari hasil pertanian lokal. Dengan demikian, produk pertanian masyarakat dapat terserap langsung tanpa harus mendatangkan bahan pangan dari luar daerah.

“Saya berharap bahan pangan yang tersedia di Simeulue tidak perlu lagi didatangkan dari luar daerah. Program MBG ini justru bertujuan memanfaatkan hasil pertanian para petani di daerah masing-masing,” katanya.

Bupati juga mengingatkan agar pola tanam komoditas yang dikembangkan dalam program tersebut diatur secara berkesinambungan. Hal itu penting agar masa panen tidak terjadi secara serentak sehingga ketersediaan hasil pertanian dapat berlangsung terus-menerus.

Menurutnya, keterlibatan para kepala desa dalam kegiatan tersebut bertujuan agar program UPSUS dapat diterapkan secara maksimal di tingkat desa dengan pengawasan para camat serta dukungan teknis dari Dinas Pertanian dan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Kegiatan peluncuran program tersebut turut dihadiri anggota DPRK Simeulue Amsarudin, Pjs Palaksa Lanal Simeulue Kapten Laut (PM) Hudi Rifan, Pasi Pers Kodim 0115/Simeulue Letda Inf. Hermansyah, Kapolres Simeulue yang diwakili Kasat Binmas AKP Sofyan, serta unsur Forkopimda, pimpinan Bank Aceh, para kepala SKPK, camat, kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita