BMP Dorong Generasi Muda Pahami Pancasila

  • 07 Okt 2026 12:05 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Selatan mendorong generasi muda memahami nilai Pancasila sebagai dasar dalam menjaga persatuan dan kehidupan demokrasi di Indonesia. Pemahaman tersebut dinilai penting di tengah perubahan sosial dan perkembangan masyarakat yang semakin beragam.

Dr.Esau Hombore,S.STP.,M.Si Ketua DPD Barisan Merah Putih (BMP) Provinsi Papua Selatan mengatakan, Pancasila memiliki peran penting karena mampu menjadi dasar kehidupan berbangsa dalam berbagai situasi. Menurutnya, demokrasi yang berkembang di Indonesia pada akhirnya tetap berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila.

“Pancasila itu sakti karena dia mampu bertahan dalam situasi apa pun. Demokrasi yang cocok dengan kita adalah demokrasi Pancasila itu sendiri, dan terbukti tetap menjaga tatanan kita hari ini.”ujar Esau saat narasumber program acara obrolan di rri merauke.

Dr.Esau menjelaskan, penguatan nilai Pancasila perlu terus disampaikan kepada generasi muda melalui momentum kebangsaan, termasuk Sumpah Pemuda dan Hari Kesaktian Pancasila. Menurutnya, generasi muda perlu memahami perubahan yang terjadi sekaligus tetap menjadikan nilai kebangsaan sebagai pijakan dalam menghadapi perkembangan zaman.

Dr.Esau juga menyampaikan pengalamannya setelah mengikuti kegiatan pembelajaran mengenai pemerintahan dan kebijakan publik di Australia. Dalam kegiatan tersebut, ia melihat penerapan Evidence Based Policy yang menempatkan data, kajian, serta masukan masyarakat sebagai bahan dalam penyusunan kebijakan pemerintah.

“Evidence Based Policy itu artinya mereka sudah punya lembaga yang bisa memberikan masukan langsung kepada pemerintah. Misalnya pelayanan kesehatan kurang maksimal, maka mereka bersama-sama dengan masyarakat merencanakan apa yang akan menjadi kebijakan.”

Menurutnya, pendekatan berbasis bukti juga dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pemerintah di Papua Selatan dalam menyusun kebijakan. Kebijakan yang disusun berdasarkan kondisi nyata masyarakat dinilai dapat memberikan hasil yang lebih tepat sasaran.

Selain itu, ia menilai kultur dan budaya masyarakat Papua perlu menjadi bagian dari pendekatan pembangunan. Pemahaman terhadap karakter dan budaya masyarakat dinilai dapat membantu meningkatkan harga diri serta martabat OAP dalam menghadapi berbagai perubahan.

BMP juga mendorong pemerintah memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda Papua Selatan. Namun, pembukaan lapangan kerja tersebut dinilai perlu disesuaikan dengan keterampilan yang dapat dikembangkan masyarakat, sehingga peluang kerja tidak hanya berorientasi pada kebutuhan tenaga sarjana.

Dr.Esau berharap pemerintah dapat mempertimbangkan berbagai alternatif peningkatan keterampilan generasi muda, termasuk pelatihan teknis dan program magang. Langkah tersebut diharapkan mampu memperbesar kesempatan OAP untuk terlibat langsung dalam pembangunan dan mengisi kebutuhan tenaga kerja di Papua Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....