Sekda Ajak Masyarakat Adat Harus Terlibat dalam REDD+

  • 20 Agt 2026 12:32 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke: Pemerintah Provinsi Papua Selatan menilai keberhasilan implementasi program RBP REDD+ for Results Period 2014–2016 GCF Output 2 Kategori Pemanfaatan II sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat adat. Keterlibatan tersebut terutama diperlukan dalam upaya menjaga hutan sekaligus memastikan hak-hak masyarakat adat tetap terlindungi.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu mengatakan, program pengelolaan hutan dan penurunan emisi tidak boleh hanya diukur dari capaian kegiatan. Menurutnya, manfaat program harus dapat dirasakan masyarakat, khususnya masyarakat adat yang memiliki hubungan langsung dengan wilayah hutan.

Ferdinandus menegaskan, keterlibatan masyarakat adat harus dilakukan secara bermakna, terutama dalam proses perlindungan hak-hak mereka. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan program REDD+ di Papua Selatan.

"Keberhasilan program RBP REDD+ periode 2014–2016 sebagai Output 2 Kategori Pemanfaatan II sangat ditentukan oleh sejauh mana masyarakat adat dapat terlibat secara bermakna, terutama untuk melindungi hak-hak mereka," ujar Ferdinandus saat kegiatan Kick Off Implementasi RBP REDD+ di Merauke, Kamis, 20 Agustus 2026.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan apresiasi kepada kementerian terkait dan organisasi perangkat daerah yang telah bersama-sama mendukung berbagai kegiatan dalam program tersebut.

Ferdinandus menilai, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat dan para pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Sinergi tersebut diharapkan dapat memastikan upaya pengelolaan hutan dan pembangunan rendah emisi berjalan sejalan dengan kepentingan serta perlindungan masyarakat adat.

Pemerintah Provinsi Papua Selatan selanjutnya berkomitmen mendukung pelaksanaan program agar tidak hanya menghasilkan capaian administratif, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan hutan dan hak-hak masyarakat adat di Papua Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....