Pemprov Papsel MoU dengan Akademi Yaleka Maro dan Politeknik Yasanto
- 06 Agt 2026 08:57 WIB
- Merauke
RRI. CO. ID, Merauke — Pemerintah Provinsi Papua Selatan terus mendorong peningkatan kapasitas, kompetensi, dan kualifikasi Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayahnya. Upaya itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama atau MoU dengan Akademi Yaleka Maro Merauke dan Politeknik Pertanian Yasanto Merauke.
Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Gubernur Papua Selatan, Salor, Merauke, Selasa 4 Agustus 2026. Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, mengatakan penguatan SDM harus ditopang sistem pendidikan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.
"Perlu kita pahami bahwa peningkatan kapasitas, kompetensi, dan kualifikasi sumber daya manusia, khususnya di Tanah Papua, harus didukung oleh sistem pendidikan tinggi yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah," kata Apolo
Gubernur menyebut saat ini Indonesia memiliki sekitar 4.778 perguruan tinggi yang terdiri dari akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut, dan universitas. Semua institusi itu diharapkan menghasilkan SDM yang kompeten sesuai bidang keahlian dan kebutuhan pembangunan.
"Melalui pengembangan pendidikan akademik, vokasi, dan profesi secara seimbang, kita dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan,"
Ia menegaskan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, diperlukan sinergi, pembagian peran, dan kolaborasi antar pemangku kepentingan. Kerja sama Pemprov Papua Selatan dengan Akademi Yaleka Maro dan Politeknik Pertanian Yasanto diharapkan menjadi langkah awal mencetak SDM Papua Selatan yang siap mengisi kebutuhan pembangunan di sektor pertanian, vokasi, dan profesi lainnya di wilayah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....